HUBUNGAN pH SALIVA DENGAN JUMLAH KARIES GIGI PADA PEROKOK

HUBUNGAN pH SALIVA DENGAN JUMLAH KARIES GIGI PADA PEROKOK
2023-09-19
en
Thesis
text
ABSTRAK Latar Belakang: Saliva adalah cairan kompleks yang diproduksi oleh glandula salivarius, yang memiliki pesan penting dalam menjaga rongga mulut. Masalah kesehaatn gigi dan mulut sebesar 57,6%, pelayanan dari tenaga medis Kesehatan gigi 10,2% dan perilaku menyikat gigi sebesar 2,8%. Kasus karies gigi mencapai 88,8% yang bermasalah dengan gigi dan mulut, pada Provinsi DIY termasuk provinsi yang mempunyai masalah dengan Kesehatan gigi dan mulut di atas angka nasional yaitu 65,60% dan yang mendaptkan perawatan oleh tenaga medis gigi sebesar 16,40%. Derajat keasaman saliva merupakan salah satu faktor penting yang berperan dalam karies gigi. Merokok tidak hanya menimbulkan efek secara sistematik, tetapi juga dapat menyebabkan timbulnya kondisi patologis di rongga mulut, kebiasaan merokok dapat mempengaruhi akumulasi plak dan meningkatkan karies gigi. Tujuan Penelitian: hubungan pH saliva dengan jumlah karies gigi pada perok. Metode Penelitian: penelitian ini menggunakan penelitian survey analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2023. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa asrama natuna di Yogyakarta. Sampel penelitian sebanyak 35 responden. Analisis data menggunakan Spearman. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa pH saliva pada responden memiliki kriteria asam dan jumlah karies gigi pada responden memiliki jumlah yang tinggi. Uji Spearman menunjukan ada hubungan yang signifikan antara pH saliva dengan jumlah karies gigi pada perokok, didaptkan nilai sig (p)=0,000<0,05 dengan koefiensi korelasi sebesar 0,908. Kesimpulan: Penelitian ini memiliki hubungan yang signifikan antara pH saliva dengan jumlah karies gigi pada perokok Kata Kunci: pH Saliva,Karies Gigi Pada Perokok