PENGARUH BERKUMUR AIR KELAPA MUDA TERHADAP pH SALIVA PADA SANTRI PEREMPUAN DI PONDOK PESANTREN ALBAROKAH KOTA YOGYAKARTA

PENGARUH BERKUMUR AIR KELAPA MUDA TERHADAP pH SALIVA PADA SANTRI PEREMPUAN DI PONDOK PESANTREN ALBAROKAH KOTA YOGYAKARTA
2023-02-20
id
Thesis
text
Latar Belakang : Kelapa merupakan salah satu tanaman yang mudah ditemui dan dikonsumsi di Indonesia termasuk Yogyakarta karena memiliki iklim tropis. Air kelapa muda juga dikenal sebagai minuman yang kaya akan manfaat, sehingga hampir seluruh masyarakat Indonesia mengkonsumsi air kelapa muda baik sebagai penyegar dahaga maupun sebagai obat. Nilai pH yang rendah yaitu 5,5 serta kandungan asam-asam organik yang terdapat di dalam air kelapa menjadi faktor yang mempengaruhi pH saliva. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental dengan rancangan “Pretest-Posttest Design With Kontrol Group”. Populasi penelitian ini santri perempuan Pondok Pesantren Albarokah Kota Yogyakarta dengan jumlah sampel 72 orang yang diperoleh dengan menggunakan teknik total sampling. Data yang diperoleh dianalisa menggunakan Uji Wilcoxon dan Uji Mann Whitney Hasil : pH saliva sebelum berkumur air kelapa muda memiliki kriteria asam (6,2) dan setelah berkumur air kelapa muda diperoleh kriteria pH saliva asam (5) dengan selisih skor pH 1,2. Kesimpulan : Berkumur air kelapa muda berpengaruh terhadap pH saliva Kata Kunci : pH saliva, air kelapa muda, santri perempuan