PERBEDAAN KADAR KOLESTEROL SERUM LIPEMIK TANPA DAN DENGAN PENAMBAHAN FLOKULAN GAMMA-SIKLODEKSTRIN KONSENTRASI 20% INKUBASI SUHU 23°C

PERBEDAAN KADAR KOLESTEROL SERUM LIPEMIK TANPA DAN DENGAN PENAMBAHAN FLOKULAN GAMMA-SIKLODEKSTRIN KONSENTRASI 20% INKUBASI SUHU 23°C
2025-05-07
id
Thesis
text
Latar Belakang: Serum lipemik merupakan serum yang keruh, berwarna putih seperti susu dikarenakan hiperlipidemia. Serum lipemik dapat mengganggu banyak pemeriksaan laboratorium. Partikel lipid serum lipemik menyebabkan penyebaran cahaya ke tingkat yang paling tinggi selama pembacaan pada fotonmetri sehingga menyebabkan hasil tidak akurat. Gold standart penanganan serum lipemik adalah ultrasentrifugasi tetapi tidak semua laboratorium memiliki alatnya. Oleh karena itu, salah satu alternatif penanganan serum lipemik dengan metode presipitasi menggunakan Gamma-Siklodekstrin. Tujuan Penelitian: Mengetahui perbedaan kadar kolesterol serum lipemik tanpa dan dengan penambahan flokulan Gamma-Siklodekstrin konsentrasi 20% inkubasi 23°C. Metode Penelitian: Jenis penelitian adalah pra-eksperimen dengan desain penelitian One Group Pre-Post Test Design. Penelitian ini menggunakan 25 sampel serum lipemik dengan kadar Trigliserida > 300 mg/dL. dari beberapa rumah sakit di Yogyakarta. Hasil dianalisis statistik menggunakan Paired Sample T-Test. Hasil Penelitian: Rerata kadar kesterol serum lipemik tanpa penambahan flokulan Gamma-Siklodekstrin konsentrasi 20% sebesar 257 mg/dL sedangkan rerata kadar kolesterol serum lipemik dengan penambahan flokulan Gamma-Siklodekstrin konsentrasi 20% sebesar 135 mg/dL. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan kadar kolesterol serum lipemik tanpa dan dengan penambahan flokulan Gamma-Siklodekstrin (p <0,05). Kesimpulan: Ada perbedaan kadar kolesterol serum lipemik tanpa dan dengan penambahan flokulan Gamma-Siklodekstrin konsentrasi 20% inkubasi 23°C. Kata Kunci: Kolesterol, Gamma-Siklodekstrin, Serum Lipemik