LAPORAN ASUHAN BERKESINAMBUNGAN pada Ny.R USIA 24 TAHUN G1P0A0 UK 33 MINGGU DENGAN KEK DAN IUGR di PUSKESMAS TEMPEL 1, KECAMATAN TEMPEL, KABUPATEN SLEMAN
LAPORAN ASUHAN BERKESINAMBUNGAN pada Ny.R USIA 24 TAHUN G1P0A0 UK 33 MINGGU DENGAN KEK DAN IUGR di PUSKESMAS TEMPEL 1, KECAMATAN TEMPEL, KABUPATEN SLEMAN
2025-05-26
en
Thesis
text
SINOPSIS
Masa kehamilan merupakan periode yang menentukan untuk kualitas tumbuh kembang anak yang dilahirkan dimana pada masa kehamilan sangat menentukan keadaan janin dalam kandungan. Kebutuhan nutrisi pada masa kehamilan memiliki peran penting pada kondisi ibu dan janin. Ibu hamil yang memliki gizi yang kurang akan mengalami Kekurangan Energi Kronik (KEK) dan akan menyebabkan risiko dan komplikasi kehamilan. Resiko kehamilan yang akan terjadi pada ibu hamil dengan KEK yaitu akan menyebabkan gangguan kesehatan janin seperti cacat bawaan dan akan memicu bayi lahir prematur serta IUGR.1
Kunjungan ANC yang pertama ditemukan ibu mengalami KEK, dan pada kunjungan ke 5 (k5) dari hasil USG ditemukan ibu dengan suspect IUGR. Pada tanggal 22 April 2025 ibu bersalin di RSUP dr Sardjito secara Secar. Selama masa nifas ibu tidak terjadi komplikasi. Bayi mengalami BBLR dengan berat badan lahir 2346 gram, bayi sempat mengalami icterus, diberikan asuhan hingga masalah teratasi. Ibu memutuskan untuk menggunakan KB IUD.
Kesimpulan dari asuhan ini adalah Ibu hamil yang memliki gizi yang kurang akan mengalami Kekurangan Energi Kronik (KEK) dan akan menyebabkan risiko dan komplikasi kehamilan. Resiko kehamilan yang akan terjadi pada ibu hamil dengan KEK yaitu akan menyebabkan gangguan kesehatan janin seperti cacat bawaan dan akan memicu bayi lahir prematur serta IUGR. Kehamilan dengan IUGR beresiko pada kelahiran dengan bayi berat lahir rendah (BBLR). Saran untuk bidan agar dapat meningkatkan asuhan berkesinambungan dengan cara memantau secara ketat ibu dan janin sehingga ketika ditemukan komplikasi dapat dilakukan tindakan tepat sesuai prosedur.