PENGARUH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP KECEMASAN PADA PASIEN KANKER PAYUDARA DENGAN KEMOTERAPI DI RSPAU DR. S. HARDJOLUKITO

PENGARUH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP KECEMASAN PADA PASIEN KANKER PAYUDARA DENGAN KEMOTERAPI DI RSPAU DR. S. HARDJOLUKITO
2025-05-19
en
Thesis
text
Latar Belakang : Kanker payudara memiliki prevalensi tinggi di Indonesia dengan kemoterapi sebagai terapi utama. Prosedur ini sering menimbulkan efek samping, termasuk kecemasan yang dapat memengaruhi kondisi fisik, efektivitas terapi, dan kualitas hidup pasien. Terapi non-farmakologis seperti relaksasi otot progresif efektif mengurangi kecemasan pada pasien kanker payudara dengan kemoterapi. Tujuan : Mengetahui pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap tingkat kecemasan pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Metode : Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest with control group. Sampel diambil secara purposive sampling pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Intervensi dengan relaksasi otot progresif dilakukan sebelum dan sesudah kemoterapi selama 7–8 menit. Skor kecemasan diukur menggunakan Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS) dan dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil : Terdapat perbedaan bermakna skor kecemasan pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi sebelum dan sesudah dilakukan terapi relaksasi otot progresif pada kelompok intervensi (Z=-5,482; p=0,001) dan kelompok kontrol yang diberikan terapi melalui leaflet (Z=-4,165; p=0,001). Ada perbedaan bermakna antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai signifikansi p=0,001 (p<0,05). Kesimpulan : Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian terapi relaksasi progresif terhadap kecemasan pada pasien kanker payudara dengan kemoterapi. Kata Kunci : Terapi relaksasi progresif, kanker payudara, kemoterapi, kecemasan