Perbedaan Jumlah Eritrosit Cairan Pleura Menggunakan Metode Manual Improved Neubauer dan Metode Otomatis Sysmex UF-5000

Perbedaan Jumlah Eritrosit Cairan Pleura Menggunakan Metode Manual Improved Neubauer dan Metode Otomatis Sysmex UF-5000
2025-04-29
id
Thesis
text
ABSTRAK Latar Belakang : Efusi pleura adalah penumpukan cairan di rongga pleura akibat infeksi, keganasan, atau trauma, dan dapat meningkatkan angka mortalitas. Salah satu pemeriksaan penting untuk evaluasi efusi pleura adalah penghitungan eritrosit, yang membantu membedakan efusi hemoragik dan nonhemoragik. Metode manual menggunakan bilik hitung Improved Neubauer masih umum digunakan, namun memiliki keterbatasan dalam efisiensi dan waktu. Metode otomatis seperti Sysmex UF-5000 menjadi alternatif karena menawarkan kecepatan dan konsistensi hasil. Tujuan : Mengetahui perbedaan jumlah eritrosit cairan pleura antara metode manual Improved Neubauer dan metode otomatis Sysmex UF-5000, serta mengetahui jumlah dan selisih eritrosit yang diperoleh dari kedua metode.. Metode : Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel berupa 30 cairan pleura dari Instalasi Laboratorium Terpadu RS Dr. Sardjito Yogyakarta. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji statistik Mann Whitney U. Hasil : Rerata jumlah eritrosit metode manual adalah 8.515 sel/µL, sedangkan metode otomatis sebesar 8.649 sel/µL, dengan selisih rerata 133 sel/µL (1,55%). Uji statistik menunjukkan nilai signifikansi 0,802. Kesimpulan : Berdasarkan uji statistik, nilai p ≥ 0.05 berarti tidak ada perbedaan yang signifikan secara statistik antara kedua metode. Metode Sysmex UF-5000 lebih efisien dan cepat, namun pada jumlah eritrosit yang melebihi linieritas alat, pemeriksaan mikroskopis tetap diperlukan. Kata Kunci : cairan pleura, eritrosit, metode otomatis, metode manual