PENGARUH VARIASI WAKTU PENDIAMAN SAMPEL DARAH TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA MAHASISWA SARJANA TERAPAN TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS

PENGARUH VARIASI WAKTU PENDIAMAN SAMPEL DARAH TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA MAHASISWA SARJANA TERAPAN TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
2025-04-30
id
Thesis
text
Latar Belakang: Pemeriksaan kadar glukosa darah merupakan salah satu tes laboratorium yang paling umum dilakukan untuk mendukung diagnosis dan pengelolaan penyakit diabetes mellitus. Glukosa darah berperan penting dalam metabolisme tubuh dan dipengaruhi oleh hormon insulin serta glukagon. Nilai kadar glukosa yang berada di luar batas normal dapat menyebabkan gangguan metabolik dan kerusakan organ. Tujuan: Mengetahui rerata dan besar pengaruh variasi waktu pendiaman sampel darah selama 20, 80, 140 dan 200 menit terhadap kadar glukosa darah puasa pada mahasiswa Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis. Metode: Penelitian ini adalah pre-experimental dengan menggunakan rancangan one group pretest-posttest. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa sarjana terapan teknologi laboratorium medis. Sampel yang digunakan berjumlah 10 mahasiswa. Analisis data Repeated Measures Anova. Hasil Penelitian: Rata-rata kadar glukosa darah puasa dengan pendiaman 20 menit adalah 88,3 mg/dl, 80 menit adalah 80,5 mg/dl, 140 menit adalah 74,5 mg/dl dan 200 menit adalah 69,4 mg/dl. Ada pengaruh variasi waktu pendiaman sampel darah terhadap kadar glukosa darah puasa. Kesimpulan: Ada pengaruh variasi waktu pendiaman sampel darah terhadap kadar glukosa darah puasa dengan selisih penurunan kadar glukosa darah dari 20 menit ke 80 menit sebesar 7,8 mg/dl (8,83%), dari 80 menit ke 140 menit sebesar 6,0 mg/dl (8,83%), dan dari 140 menit ke 200 menit sebesar 5,1 mg/dl (6,85%). Kata Kunci: Variasi waktu pendiaman , Sampel darah, Kadar glukosa darah puasa