Asuhan Kebidanan Berkesinambungan Pada Ny. R Usia 34 Tahun G3P1A1AH1 Dengan Kehamilan Normal Di Wilayah Kerja Puskesmas Kretek

Asuhan Kebidanan Berkesinambungan Pada Ny. R Usia 34 Tahun G3P1A1AH1 Dengan Kehamilan Normal Di Wilayah Kerja Puskesmas Kretek
2025-05-27
en
Thesis
text
ABSTRACT Kesejahteraan suatu bangsa dapat dipengaruhi oleh kesejahteraan ibu dan anak, kesejahteraan ibu dan anak dipengaruhi oleh proses kehamilan, persalinan, nifas, neonatus dan juga saat pemakaian alat kontrasepsi.1 Kesehatan maternal neonatal dapat juga diartikan sebagain tolak ukur untuk menilai kualitas pelayanan obstetrik dan ginekologi di suatu wilayah, yang dapat dilihat dari Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di wilayah tersebut. Di tingkat nasional 46,2% kematian bayi disebabkan oleh masalah neonatal yaitu asfiksia dan BBLR. Di Kota Yogyakarta BBLR masih merupakan penyebab kematian neonatal yang paling tinggi, pneumonia, asfiksia, kelainan bawaan, kelainan jantung, sepsi dan lainnya.5. Ny. R usia 34 tahun G3P1ABAH1 selama kehamilan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan baik di puskesmas maupun PMB. Pada saat melakukan pendampingan asuhan kehamilan pada Ny. R tidak ditemukan masakah yang serius hanya saja Ny. R mengeluh nyeri pinggang, nyeri perut bawah dan sering BAK. Setelah dilakukan penatalaksanaan pada Ny. R memahami bahwa hal ini terjadi karena kehamilan sudah besar dan mendekati persalinan. Pada tanggal 27 maret 2025 Pukul 09.00 wib Ny. R melahirkan anak ke 2 di PMB Genit Indah berjenis kelamin perempuan. Selama persalinan kala I-IV berjalan dengan baik dan tidak penyulit. Bayi lahir spontan tanggal 27 Maret 2025 pukul 09.00 wib bayi menangis kuat, warna kulit kemerahan dan gerakan aktif. Didapatkan berat badan lahir 2300 Gram, bahwa bayi mengalami Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Penatalaksanaan yang dilakukan penilaian Apgar skor, menjaga kehangatan bayi dan menjaga kestabilan suhu tubuh bayi. Perawaatan metode kangguru, pemberian nutrisi yang tepat dan mencegah infeksi. Pada masa nifas dan penemiriksaan neonatal tidak ditemukan adanya masalah. Pada asuhan keluarga berencana ibu memilih untuk menggunakan KB suntik 3 bulan karena sudah memakai KB sunti 3 bulan dari anak yang pertama, ibu sudah merasa cocok dan nyaman. Kesimpulan asuhan yang diberikan adalah ibu hamil dengan G3P1A1AH1dengan kehamilan normal. Pada proses persalinan Ny.R mengalami persalinan secara normal dan bayi yang dilahirkan mengalami BBLR CB KMK (berat badan lahir rendah cukup bulan kecil untuk masa kehamilan). saran untuk bidan agar dapat meningkatkan asuhan berkesinambungan dengan cara memantau secara ketat ibu dan janin sehingga ketika ditemukan komplikasi dapat dilakukan tindakan segera secara prosedur.