Kadar Serum Glutamic Pyruvic Transaminase (SGPT) pada Serum Hipertransaminase yang Segera Diperiksa dan Disimpan Selama 7 Hari dalam Tabung Serum Seperator Tube (SST) pada Suhu 2-8oC

Kadar Serum Glutamic Pyruvic Transaminase (SGPT) pada Serum Hipertransaminase yang Segera Diperiksa dan Disimpan Selama 7 Hari dalam Tabung Serum Seperator Tube (SST) pada Suhu 2-8oC
2025-05-22
id
Thesis
text
Pemeriksaan SGPT merupakan salah satu uji fungsi hati yang penting dalam praktik klinis. Dalam situasi tertentu, serum hasil pemeriksaan harus disimpan sebelum dianalisis karena keterbatasan fasilitas laboratorium. Salah satu metode penyimpanan adalah menggunakan tabung Serum Separator Tube (SST) pada suhu 2–8°C. Namun, penyimpanan serum dapat memengaruhi stabilitas enzim, termasuk SGPT. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan serum hipertransaminase yang disimpan selama 7 hari dalam tabung SST pada suhu 2– 8°C untuk pemeriksaan kadar SGPT. Penelitian ini merupakan penelitian pra- eksperimen dengan desain one group pretest-posttest yang melibatkan 40 sampel serum hipertransaminase. Dilakukan pemeriksaan kadar SGPT segera dan setelah penyimpanan selama 7 hari menggunakan metode kinetik enzimatik berdasarkan standar IFCC dengan alat Cobas C 311. Jumlah data yang diperoleh kemudian dianlisis secara deskriptif dan statistik degan uji distribusi data Shapiro Wilk dan uji Non Parametrik Wilcoxon menggunakan IBM SPSS Statistic 26. Hasil penelitian ini menunjukkan rerata kadar SGPT segera diperiksa adalah 146,10 U/L, sedangkan setelah penyimpanan selama 7 hari menjadi 141,88 U/L, dengan bias relatif sebesar 2,88%. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik (p = 0,000). Namun, nilai bias masih dalam batas toleransi CLIA sebesar ±15%, sehingga tidak bermakna secara klinis sehingga serum hipertransaminase yang disimpan selama 7 hari dalam tabung SST pada suhu 2–8°C layak digunakan untuk pemeriksaan SGPT. Kata Kunci: SGPT, Hipertransaminase, Penyimpanan, Suhu, SST