PERBEDAAN TERAPI NATURE SOUND DAN TERAPI MUSIK KERONCONG TERHADAP KUALITAS TIDUR LANSIA DI UPT RPSLUT BUDHI DHARMA YOGYAKARTA

PERBEDAAN TERAPI NATURE SOUND DAN TERAPI MUSIK KERONCONG TERHADAP KUALITAS TIDUR LANSIA DI UPT RPSLUT BUDHI DHARMA YOGYAKARTA
2025-05-20
id
Thesis
text
PERBEDAAN TERAPI NATURE SOUND DAN TERAPI MUSIK KERONCONG TERHADAP KUALITAS TIDUR LANSIA DI UPT RPSLUT BUDHI DHARMA YOGYAKARTA Sintyana Hardiani1⃰ , Tri Prabowo2, Bondan Palestin3 123Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Jl. Tata Bumi No.3, Banyuraden, Gamping, Sleman, Yogyakarta 55293 (0274)587293 Email: sintyana22@gmail.com, tp_prabowo@yahoo.com, bondan.palestin@poltekkesjogja.ac.id ABSTRAK Latar Belakang: Kualitas tidur pada lansia seringkali menjadi masalah yang kompleks dan berdampak signifikan pada kualitas hidup lansia. Salah satu terapi non farmakologis untuk meningkatkan kualitas tidur adalah terapi nature sound. Terapi nature sound mendukung gelombang otak alpha yang berkaitan dengan relaksasi dan meditasi sehingga membantu meningkatkan kualitas tidur pada lansia. Tujuan: Mengetahui perbedaan terapi nature sound dan terapi musik keroncong terhadap kualitas tidur lansia di UPT RPSLUT Budhi Dharma Yogyakarta. Metode: Jenis penelitian quasy experiment dengan pre and posttest control group. Jumlah responden sebanyak 50 dipilih dengan total sampling. Jumlah sampel kelompok intervensi 25 responden dan kelompok pembanding 25 responden. Instrument penelitian menggunakan kuesioner kualitas tidur PSQI. Analisa data menggunakan uji paired t-tes dan uji independent t-tes dengan taraf signifikan p<0,05. Hasil: Terdapat perbedaan kualitas tidur lansia yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan pada kelompok intervensi (∆Mean= 5,28) dan kelompok pembanding (∆Mean= 3,08) dengan nilai p value= 0,001 (p<0,005). Kesimpulan: Terapi nature sound lebih efektif meningkatkan kualitas tidur lansia dibandingkan terapi musik keroncong. Kata Kunci: Kualitas Tidur, Lanisa, Nature Sound, Musik Keroncong.