Asuhan Berkesinambungan pada Ny. A G1P0A0AH0 Umur 33 Tahun dengan KEK dan Anemia Sedang di Puskesmas Turi Sleman.

Asuhan Berkesinambungan pada Ny. A G1P0A0AH0 Umur 33 Tahun dengan KEK dan Anemia Sedang di Puskesmas Turi Sleman.
2025-06-18
en
Thesis
text
Kesejahteraan ibu dan anak merupakan indikator penting dalam menilai tingkat kesejahteraan suatu bangsa. Periode kehamilan, persalinan, masa nifas, perawatan neonatus, hingga penggunaan kontrasepsi merupakan fase-fase krusial yang sangat memengaruhi derajat kesehatan ibu dan anak. Asuhan Continuity of Care (COC) merupakan pendekatan pelayanan kebidanan yang dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana. Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak dalam upaya menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Ny. A, seorang primigravida berusia 33 tahun dengan usia kehamilan 38 minggu, datang ke Puskesmas Turi untuk pemeriksaan rutin. Hasil penilaian menunjukkan bahwa ibu mengalami Kekurangan Energi Kronik (KEK) dengan LILA 23 cm dan anemia ringan yang berlanjut menjadi sedang (Hb terakhir 8.9 g/dL), serta memiliki riwayat indeks massa tubuh (IMT) rendah sebelum hamil (16.4). Meskipun telah dilakukan edukasi gizi, suplementasi zat besi, dan pemantauan berkala, kondisi anemia tidak membaik, sehingga ibu dirujuk dan menjalani persalinan dengan Sectio Caesarea (SC) di RSUD Sleman pada usia kehamilan 39 minggu 1 hari. Bayi perempuan lahir dengan BB 3085 gram, PB 48 cm, dan skor APGAR 8/9/10 dalam kondisi sehat. Pasca persalinan, ibu langsung dipasang IUD pascasalin di ruang operasi dan mendapatkan transfusi darah 1 kolf PRC untuk mendukung pemulihan akibat anemia. Selama masa nifas, ibu menunjukkan proses pemulihan yang baik tanpa komplikasi, mampu menyusui secara eksklusif, dan menerima kunjungan rumah serta edukasi berkelanjutan dari bidan. Bayi juga mengalami pertumbuhan optimal selama dua minggu pertama dan tidak menunjukkan tanda bahaya. Kontrol IUD menunjukkan posisi alat baik di dalam uterus. Asuhan kebidanan berkesinambungan yang dilakukan sejak kehamilan hingga masa nifas berhasil menjaga kondisi ibu dan bayi dalam keadaan sehat, serta menunjukkan pentingnya deteksi dini, rujukan tepat waktu, dan dukungan keluarga dalam keberhasilan asuhan maternal dan neonatal.