PERBEDAAN KADAR TRIGLISERIDA YANG DIPERIKSA MENGGUNAKAN REAGEN DENGAN PENDIAMAN PADA SUHU RUANG DAN TANPA PENDIAMAN PADA SUHU RUANG

PERBEDAAN KADAR TRIGLISERIDA YANG DIPERIKSA MENGGUNAKAN REAGEN DENGAN PENDIAMAN PADA SUHU RUANG DAN TANPA PENDIAMAN PADA SUHU RUANG
2025-05-09
id
Thesis
text
ABSTRAK Latar Belakang: Penggunaan reagen yang tidak tepat dapat memengaruhi hasil pemeriksaan laboratorium, salah satunya pemeriksaan trigliserida. Reagen harus dilakukan pendiaman pada suhu ruang sebelum digunakan. Rendahnya suhu reagen dapat memengaruhi kecepatan reaksi enzimatis. Reaksi enzimatis yang berjalan lambat dapat menurunkan hasil pemeriksaan kadar trigliserida. Tujuan Penelitian: Mengetahui perbedaan kadar trigliserida yang diperiksa menggunakan reagen dengan pendiaman pada suhu ruang dan tanpa pendiaman pada suhu ruang. Metode Penelitian: Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional. Sampel yang digunakan yaitu serum yang berasal dari 36 orang. Serum dilakukan pemeriksaan menggunakan reagen tanpa pendiaman pada suhu ruang dan dengan pendiaman pada suhu ruang selama 30 menit. Data primer yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif, uji Paired Sample T- test jika data berdistribusi normal, dan uji Wilcoxon jika data tidak berdistribusi normal. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan rerata hasil pemeriksaan serum menggunakan reagen dengan pendiaman pada suhu ruang dan tanpa pendiaman pada suhu ruang yaitu 97,18 mg/dL dan 80,51 mg/dL. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa hasil pemeriksaan kadar trigliserida menggunakan reagen tanpa pendiaman pada suhu ruang lebih rendah dibandingkan menggunakan reagen dengan pendiaman pada suhu ruang. Hasil uji Paired Sample T-test menunjukkan p (0,000)<0,05. Kesimpulan: Ada perbedaan kadar trigliserida yang diperiksa menggunakan reagen dengan pendiaman pada suhu ruang dan tanpa pendiaman pada suhu ruang. Kata Kunci: Kadar trigliserida, pendiaman reagen.