PERBEDAAN AKTIVITAS ENZIM ASPARTATE AMINOTRANSFERASE (AST) DENGAN RAPID SERUM TUBE (RST) DAN SERUM SEPARATOR TUBE (SST) PADA PENDERITA DIABETES MELITUS
PERBEDAAN AKTIVITAS ENZIM ASPARTATE AMINOTRANSFERASE (AST) DENGAN RAPID SERUM TUBE (RST) DAN SERUM SEPARATOR TUBE (SST) PADA PENDERITA DIABETES MELITUS
2025-05-28
id
Thesis
text
Latar Belakang: Aktivitas enzim Aspartate Aminotransferase (AST) menjadi salah satu indikator pemeriksaan kesehatan pasien diabetes melitus. Faktor yang mempengaruhi keakuratan pemeriksaan yaitu pemilihan tabung. Jenis tabung yang sering digunakan Serum Separator Tube (SST). Rapid Serum Tube (RST) memiliki waktu pembekuan 3-5 menit. Proses pembekuan berperan penting dalam menjaga akurasi hasil, meminimalkan kesalahan praanalitik dan mempersingkat Turn Around Time (TAT).
Tujuan: Mengetahui perbedaan aktivitas enzim Aspartate Aminotransferase penderita diabetes melitus pada SST dan RST
Metode: Penelitian pra-eksperimen dengan desain static group comparation. Penelitian dilaksanakan bulan April 2025. Data sebanyak 30 sampel dengan SST dan RST. Independent-Sample T Test digunakan dalam analisis data.
Hasil: Rata-rata aktivitas enzim Aspartate Aminotransferase pada SST sebesar 23,2 U/L dan RST sebesar 22,9 U/L. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada aktivitas enzim Aspartate Aminotransferase (AST) pada SST dan RST (p=0.831) dengan Uji Independent-Sample T Test.
Kesimpulan : Aktivitas enzim Aspartate Aminotransferase pada SST dan RST tidak ada perbedaan
Kata Kunci : Aspartate Aminotransferase, Serum Separator Tube, Rapid Serum Tube, Diabetes Melitus