PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI GENGGAM JARI DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN RASA NYAMAN NYERI PADA PASIEN PASCA OPERASI FRAKTUR DI RSUP DR. SOERADJI TIRTONEGORO KLATEN
PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI GENGGAM JARI DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN RASA NYAMAN NYERI PADA PASIEN PASCA OPERASI FRAKTUR DI RSUP DR. SOERADJI TIRTONEGORO KLATEN
2025-06-05
id
Thesis
text
Latar Belakang: Kondisi terputusnya kontinuitas tulang yang diakibatkan karena trauma, kelainan, maupun tekanan patologis disebut dengan fraktur Tindakan pembedahan ORIF untuk menangani fraktur mengakibatkan masalah keperawatan nyeri akut. Untuk mengatasi nyeri dapat menggunakan terapi farmakologi dan nonfarmakologi. Terapi relaksasi genggam jari merupakan salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk mengurangi nyeri paska operasi ORIF. Tujuan: Diketahuinya penerapan terapi relaksasi genggam jari dalam pemenuhan kebutuhan rasan nyaman nyeri pada pasien pasca operasi fraktur ekstremitas bawah di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Metode: Studi kasus melibatkan dua pasien pasca ORIF fraktur ekstremitas bawah. Instrumen yang digunakan yaitu SOP relaksasi genggam jari dan pengukur nyeri dengan skala Numeric Rating Scale (NRS). Terapi relaksasi genggam jari sebanyak dua kali sehari pagi dan siang selama tiga hari perawatan masing – masing 15 menit tiap sesi selama 3 – 5 menit perjari 6- 8 jam setelah pemberian anti nyeri atau saat nyeri. Hasil: Terapi relaksasi genggam jari menurunkan skala nyeri pada kedua pasien pasca operasi ORIF ekstremitas bawah. Pada Ny.S skala nyeri menurun dari skala berat (7) menjadi skala nyeri ringan (3), pada Tn.J skala nyeri menurun dari skala nyeri sedang (6) menjadi ringan (3). Kesimpulan: Terapi relaksasi genggam jari dapat menurunkan skala nyeri pada pasien pasca ORIF fraktur ekstremitas bawah.