PENERAPAN KOMPRES HANGAT TERHADAP PENURUNAN NYERI GOUT ARTHRITIS PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MOYUDAN

PENERAPAN KOMPRES HANGAT TERHADAP PENURUNAN NYERI GOUT ARTHRITIS PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MOYUDAN
2025-05-28
id
Thesis
text
Latar Belakang: Gout arthritis merupakan kondisi medis ketika kadar asam urat dalam darah meningkat sehingga mengakibatkan penumpukan kristal monosodium urat pada sendi yang menyebabkan peradangan. Peradangan sendi sering terjadi di ibu jari kaki, pergelangan kaki, lutut, jari kaki, pergelangan tangan, dan siku. Penanganan nyeri sendi dapat dilakukan dengan kompres air hangat. Berdasarkan gate control theory, kompres hangat dapat merangsang serat saraf non-nosiseptif berdiameter besar (A-α dan A-β), yang berfungsi untuk menghambat transmisi impuls nyeri dari serat saraf berdiameter kecil (A-δ dan C). Mekanisme ini menyebabkan gerbang nyeri tertutup, sehingga sensasi nyeri dapat berkurang. Tujuan: Hasil studi ini bertujuan untuk mengetahui perubahan skala nyeri akut pada dua responden lansia penderita gout arthritis sebelum dan sesudah dilakukan kompres hangat. Metode Studi Kasus: Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan. Subjek studi kasus ini adalah dua lansia dengan nyeri akut gout arthtritis pada ibu jari kaki kiri dan pergelangan kaki kiri skala sedang. Intervensi ini dilakukan selama tiga kali kunjungan. Hasil Studi Kasus: Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama tiga kali kunjungan didapatkan adanya penurunan skala nyeri pada klien pertama dari skala 4 menurun menjadi skala 0 dan klien kedua dari skala 6 menurun menjadi skala 2, penurunan kadar asam urat, dan lansia dapat melakukan kompres hangat secara mandiri. Penerapan kompres hangat memengaruhi penurunan tingkat nyeri pada kedua klien. Kesimpulan: Penerapan kompres hangat dapat menurunkan nyeri sendi pada lansia penderita gout arthritis. Kata Kunci: Kompres hangat, nyeri, gout arthritis, lansia