PENERAPAN TERAPI BERMAIN PLASTISIN AKIBAT HOSPITALISASI DENGAN MASALAH KECEMASAN PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI RSUD WONOSARI
PENERAPAN TERAPI BERMAIN PLASTISIN AKIBAT HOSPITALISASI DENGAN MASALAH KECEMASAN PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI RSUD WONOSARI
2025-05-28
en
Thesis
text
Latar Belakang: Anak usia prasekolah mengalami kecemasan akibat hospitalisasi dikarenakan selama menjalani proses perawatan di rumah sakit terjadi perlukaan pada bagian tubuhnya, terutama untuk anak yang baru pertama kali dirawat. Anak akan menerima semua prosedur atau tindakan keperawatan yang dapat menimbulkan nyeri, sehingga hal itu dianggap ancaman bagi anak. Stressor yang dialami anak akan menimbulkan dampak yang besar pada psikologis dan tumbuh kembangnya. Terapi bermain dilakukan untuk menurunkan kecemasan akibat hospitalisasi.
Tujuan: Mengetahui implementasi terapi bermain plastisin untuk mengurangi kecemasan akibat hospitalisasi pada anak usia prasekolah yang sedang dirawat di Ruang Dahlia RSUD Wonosari.
Metode: Desain penelitian studi kasus, bersifat deskriptif dengan perbandingan 2 responden anak.
Hasil: Setelah dilakukan penerapan terapi bermain selama 3 kali pertemuan menunjukkan penurunan tingkat kecemasan dengan hasil pasien 1 An. P menurun dari skala 4 (cemas sedang ringan) menjadi 0 (tidak cemas), sedangkan pasien 2 An. A menurun dari skala 2 (cemas ringan) menjadi 0 (tidak cemas).
Kesimpulan: Penerapan terapi bermain plastisin dapat menurunkan kecemasan pada anak yang mengalami kecemasan akibat hospitalisasi.