PENERAPAN RANGE OF MOTION PASIF DENGAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK PADA PASIEN POST OPERASI FRAKTUR FEMUR DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL
PENERAPAN RANGE OF MOTION PASIF DENGAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK PADA PASIEN POST OPERASI FRAKTUR FEMUR DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL
2025-06-10
en
Thesis
text
Latar Belakang: Gangguan mobilitas fisik adalah kondisi seseorang sulit bergerak akibat masalah kesehatan seperti trauma, cedera, fraktur atau termasuk pada pasien post operasi. Pasien fraktur post operasi sering mengalami nyeri dan edema yang membatasi pergerakan atau aktivitas. Latihan range of motion pasif dapat membantu keterbatsan fungsi motorik, mencegah komplikasi dan melatih kemampuan beraktivitas akibat post operasi
Tujuan: Mengetahui penerapan range of motion pasif dengan gangguan mobilitas fisik pada pasien post operasi fraktur Femur di RSUD panembahan senopati bantul.
Metode: Karya Tulis ilmiah ini bersifat deskriptif dengan desain penelitian studi kasus yang mendapatlan tindakan latihan range of motion pasif dilakukan 3 hari 1 kali dengan rentang waktu 15-20 menit dengan 2 responden pasien post operasi fraktur femur.
Hasil: Sebelum dilakukan terapi range of motion pasif kekuatan otot nilai 2 setelah dilakukan range of motion pasif satu kali sehari selama tiga kali pertemuan pada pasien post operasi fraktur femur kekuatan otot meningkat menjadi 4. Hal ini menunjukkan bahwa kedua pasien mengalami peningkatan dalam ekstremitasnya.
Kesimpulan: Latihan range of motion pasif pada tonus otot terbukti dapat meningkatkan ekstremitas bawah dengan gangguan mobilitas fisik pasien post operasi fraktur femur.
Kata kunci: Gangguan mobilitas fisik, Range Of Motion pasif, post operasi fraktur femur.