EVALUASI PENERAPAN DIGITAL GOVERNMENT SERVICE
(DGS) LAYANAN KESEHATAN DENGAN METODE TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) DI PUSKESMAS KASIHAN II BANTUL
EVALUASI PENERAPAN DIGITAL GOVERNMENT SERVICE
(DGS) LAYANAN KESEHATAN DENGAN METODE TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) DI PUSKESMAS KASIHAN II BANTUL
2025-05-08
en
Thesis
text
EVALUASI PENERAPAN DIGITAL GOVERNMENT SERVICE (DGS)
LAYANAN KESEHATAN DENGAN METODE TECHNOLOGY
ACCEPTANCE MODEL (TAM) DI PUSKESMAS KASIHAN II BANTUL
Sukma Ayu Lestari1, Anton Kristijono2, Mohamad Mirza Fauzie3
1,2,3Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta,
Jl. Mangkuyudan MJ III/304, Mantrijeron, Kota Yogyakarta
email: sukmaayulestari01@gmail.com, kristijonoanton@gmail.com, mmfauzie@gmail.com
ABSTRAK
Latar Belakang: Puskesmas Kasihan II telah menggunakan website DGS Layanan
Kesehatan sejak 2019. Berdasarkan studi pendahuluan terdapat kendala yaitu DGS
Layanan Kesehatan versi terbaru tidak bridging dengan database Dukcapil yang
terbaru, DGS Layanan Kesehatan kadang tidak dapat langsung brigding dengan P-
Care, dan saat memanggil antrean pasien, DGS Layanan Kesehatan sering
mengalami delay.
Tujuan: Diketahui tingkat penerimaan DGS Layanan Kesehatan di Puskesmas
Kasihan II.
Metode: Metode penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini sejumlah 41
responden. Variabel penelitian ini adalah persepsi kemudahan, persepsi
kemanfaatan, sikap penggunaan, minat perilaku penggunaan, dan penggunaan
senyatanya.
Hasil: Berdasarkan hasil evaluasi menggunakan metode TAM dari jawaban 41
responden menyatakan penerimaan DGS Layanan Kesehatan untuk variabel
persepsi kemudahan (perceived ease of use) mendapatkan nilai rata-rata sebesar
13,8 yang artinya responden dapat menerima DGS Layanan Kesehatan, variabel
persepsi kemanfaatan (perceived usefulness) mendapatkan nilai rata-rata sebesar
10,6 yang artinya responden bersifat netral, variabel sikap penggunaan (attitude
toward using) mendapatkan nilai rata-rata sebesar 13,2 yang artinya responden
bersifat netral, variabel minat perilaku penggunaan (behavioral intention to use)
mendapatkan nilai rata-rata sebesar 10,1 yang artinya responden bersifat netral, dan
variabel penggunaan senyatanya (actual usage) di Puskesmas Kasihan II Bantul
mendapatkan nilai rata-rata sebesar 13,2 yang artinya responden sangat menerima
teknologi.
Kesimpulan: Tingkat penerimaan DGS Layanan Kesehatan di Puskesmas Kasihan
II untuk seluruh variabel metode TAM sudah baik. Pengguna DGS Layanan
Kesehatan di Puskesmas Kasihan II mayoritas sudah menerima teknologi yang
digunakan.
Kata Kunci: DGS Layanan Kesehatan, Metode TAM, Puskesmas Kasihan II.