PENERAPAN MOBILISASI DINI DENGAN MASALAH GANGGUAN MOBILITAS FISIK PADA PASIEN POST ORIF FRAKTUR FEMUR DI RSUD WONOSARI

PENERAPAN MOBILISASI DINI DENGAN MASALAH GANGGUAN MOBILITAS FISIK PADA PASIEN POST ORIF FRAKTUR FEMUR DI RSUD WONOSARI
2025-05-26
id
Thesis
text
ABSTRAK Latar belakang : Fraktur femur merupakan kondisi patah tulang yang sering diatasi dengan tindakan operasi Open Reduction and Internal Fixation (ORIF). Pasca tindakan ORIF, pasien sering mengalami gangguan mobilitas fisik akibat imobilisasi yang terlalu lama. Salah satu intervensi efektif untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan mobilitas adalah mobilisasi dini. Tujuan : Mengetahui penerapan mobilisasi dini dalam mengatasi gangguan mobilitas fisik pada pasien post ORIF fraktur femur di RSUD Wonosari. Metode : Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan proses asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Subjek adalah dua pasien post ORIF tanpa komplikasi. Intervensi mobilisasi dini dilakukan sesuai standar operasional prosedur dan diamati dalam waktu 3 hari. Hasil : Setelah penerapan mobilisasi dini, terdapat peningkatan signifikan dalam kekuatan otot, rentang gerak, serta penurunan nyeri dan ketergantungan pasien terhadap bantuan mobilitas. Pasien mampu melakukan mobilisasi secara bertahap dari miring kanan-kiri, duduk di tepi tempat tidur, hingga berdiri dengan alat bantu. Kesimpulan : Mobilisasi dini efektif dalam meningkatkan mobilitas fisik pasien post ORIF ekstremitas bawah dan mencegah komplikasi akibat imobilisasi jangka Panjang. Kata kunci : Mobilisasi dini, Fraktur, ORIF, Femur