ANALISIS KADAR BOD, AMONIA, TSS, DAN KEKERUHAN DI PERAIRAN AIR LAUT PENERIMA LIMBAH CAIR TAMBAK UDANG VANAME DI PANTAI CEMARA UDANG, KABUPATEN BANTUL
ANALISIS KADAR BOD, AMONIA, TSS, DAN KEKERUHAN DI PERAIRAN AIR LAUT PENERIMA LIMBAH CAIR TAMBAK UDANG VANAME DI PANTAI CEMARA UDANG, KABUPATEN BANTUL
2025-05-15
id
Thesis
text
Latar Belakang: Tambak udang di PT Indokor Bangun Desa memiliki potensi menyebabkan pencemaran kualitas air laut di Pantai Cemara Udang. Tambak udang belum melakukan pengolahan secara maksimal terhadap limbah yang dihasilkan dengan mengalirkan ke laut lepas. Pengolahan limbah yang belum maksimal mengakibatkan pencemaran lingkungan. Provinsi DIY juga telah mengatur tentang baku mutu air limbah untuk kegiatan industri budidaya udang dalam Perda DIY No.7 Tahun 2016.
Tujuan: Mengetahui kadar BOD, Amonia, TSS, dan Kekeruhan di perairan air laut penerima limbah cair tambak udang Vaname di Pantai Cemara Udang, Kabupaten Bantul.
Metode: Jenis penelitian survey menggunakan metode analisis secara deskriptif. Parameter penelitian meliputi: BOD, Amonia, TSS, dan Kekeruhan. Pengumpulan data dilakukan secara langsung di lapangan. Sampel yang diambil berupa air laut penerima limbah cair tambak udang vaname. Metode sampling menggunakan metode Purposive Sampling dengan menetapkan 3 titik pengambilan sampel dan pengulangan 3 kali.
Hasil: Kualitas air laut penerima limbah cair tambak udang vaname memiliki nilai rata-rata kadar BOD sebesar 6,23 mg/L, kadar Amonia sebesar 0,5404 mg/L, kadar TSS sebesar 16,67 mg/L, dan kadar Kekeruhan 16,23 ntu.
Kesimpulan: Kualitas air laut penerima limbah cair tambak udang vaname di Pantai Cemara Udang untuk parameter BOD dan TSS memenuhi baku mutu, sedangkan parameter Amonia dan Kekeruhan melebih baku mutu Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 3 Tahun 2010 tentang Baku Mutu Air Laut untuk Wisata Bahari.
Kata Kunci: Tambak Udang, Limbah Cair, Kualitas Air Laut