Pengaruh Variasi Pencampuran Alpukat (Persea Americana Mill.) dengan Air Kelapa Muda (Cocos Nucifera Linn Var. Viridis) pada Puding terhadap Sifat Fisik, Sifat Organoleptik, Kadar Natrium dan Kadar Kalium sebagai Alternatif Kudapan Hipertensi
Pengaruh Variasi Pencampuran Alpukat (Persea Americana Mill.) dengan Air Kelapa Muda (Cocos Nucifera Linn Var. Viridis) pada Puding terhadap Sifat Fisik, Sifat Organoleptik, Kadar Natrium dan Kadar Kalium sebagai Alternatif Kudapan Hipertensi
2025-06-11
id
Thesis
text
Latar Belakang: Hipertensi terjadi ketika tekanan di pembuluh darah terlalu tinggi. Perawatan hipertensi dapat dilakukan dengan terapi non-farmakologis salah satu bentuknya dengan terapi nutrisi manajemen diet Dietary Approaches to Stop Hypertension. Diet tersebut difokuskan pada penurunan asupan natrium dan memperbanyak asupan tinggi kalium. Alpukat dan air kelapa muda merupakan bahan makanan rendah natrium dan tinggi kalium. Produk puding dipilih karena merupakan produk yang disukai berbagai kalangan.
Tujuan: Mengetahui pengaruh variasi pencampuran alpukat dengan air kelapa muda pada puding terhadap sifat fisik, sifat organoleptik, kadar natrium dan kadar kalium sebagai alternatif kudapan hipertensi
Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperimental semu, dengan rancangan acak sederhana dengan 4 perlakuan dan dilakukan 2 kali ulangan dan 2 unit percobaan. Uji sifat fisik dilakukan oleh peneliti dan 2 enumerator. Uji organoleptik dilakukan oleh 20 orang panelis agak terlatih. Pengukuran kadar natrium menggunakan metode titrasi argentometri dan kadar kalium menggunakan metode gravimetri.
Hasil: Semakin banyak variasi alpukat yang digunakan maka warna puding semakin hijau, beraroma dominan alpukat, rasa agak manis, dan tekstur agak kenyal. Hasil uji sifat organoleptik menunjukkan terdapat perbedaan yang nyata terhadap tingkat kesukaan warna dan tekstur puding. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan terhadap natrium dan kalium (p>0,05).
Kesimpulan: Terdapat pengaruh variasi pencampuran alpukat dengan air kelapa muda terhadap sifat fisik puding. Terdapat pengaruh variasi alpukat dengan air kelapa muda terhadap tingkat kesukaan warna dan tekstur pada puding, sedangkan untuk tingkat kesukaan aroma dan rasa tidak ada pengaruh. Terdapat perbedaan yang signifikan pada keempat perlakuan terhadap kadar natrium dan kalium puding.
Kata Kunci: alpukat, air kelapa muda, sifat fisik dan organoleptik, kalium, natrium