Hubungan Kejadian Stres Dengan Kejadian Nyeri Dismenore Pada Siswi Kelas XII SMA Negeri 1 Gamping
Hubungan Kejadian Stres Dengan Kejadian Nyeri Dismenore Pada Siswi Kelas XII SMA Negeri 1 Gamping
2025-06-23
en
Thesis
text
HUBUNGAN KEJADIAN STRES DENGAN KEJADIAN NYERI
DISMENORE PADA SISWI KELA XII
SMA NEGERI 1 GAMPING
Puti Rana Balqis1, Yuni Kusmiyati2, Margono3,
1,2,3 Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
JL. Mangkuyudan MJ III/304 Yogyakarta
Email: ptrnblqss@gmail.com
ABSTRAK
Latar Belakang : Dismenore atau nyeri haid adalah gangguan menstruasi yang umum dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas. Berbagai faktor berkontribusi terhadap munculnya dismenore, salah satunya adalah faktor psikologis seperti stres. Stres diketahui dapat mempengaruhi regulasi hormonal dan memperburuk persepsi nyeri, sehingga diduga berperan dalam meningkatkan intensitas maupun frekuensi dismenore.
Tujuan : Diketahui hubungan kejadian stres dengan kejadian nyeri dismenore pada siswi kelas XII SMA Negeri 1 Gamping
Metode : Penelitian observasional analitik dengan desain Kohort. Populasi penilian ini adalah seluruh siswi kelas XII SMA Negeri 1 Gamping sebanyak 79 siswi. Penentuan sampel menggunakan total sampling. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 10 Maret 2025 dengan cara mengambil data primer dengan pengisian kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis multivariate uji regresi logistic
Hasil : Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kejadian stres dengan kejadian nyeri dismenore dengan RR sebesar 4,262 (CI 95% 1,292-14,058), setelah di kontrol oleh variabel Indeks Masa Tubuh (IMT) dan aktivitas fisik.
Kesimpulan : Kejadian stres berhubungan dengan kejadian nyeri dismenore pada siswi kelas XII SMA Negeri 1 Gamping. Pengelolaan stress tidak baik, IMT tidak normal dan aktivitas fisik rendah memicu dismenore saat haid.
Kata Kunci : stres, dismenore, remaja