FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS
PURWOSARI KABUPATEN GUNUNGKIDUL
TAHUN 2024
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS
PURWOSARI KABUPATEN GUNUNGKIDUL
TAHUN 2024
2025-06-19
en
Thesis
text
Latar Belakang: Prevalensi anemia ibu hamil di dunia 41,8%, di Indonesia (48,9%), di Provinsi DIY mengalami trend kenaikan pada tahun 2021 (16,50%) dan 2022 (19,1%), jumlah kasus paling tinggi di Kabupaten Gunungkidul (22,1%), dan di Puskesmas Purwosari mengalami tren kenaikan pada Januari-Desember 2024 sebanyak 112 (54,4%).
Tujuan: menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan anemia pada ibu hamil di Puskesmas Purwosari Kabupaten Gunungkidul tahun 2024.
Metode: deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian ibu hamil di Puskesmas Purwosari Gunungkidul sebanyak 100 orang.Alat ukur penelitian adalah kuesioner dan analisis data dengan uji chi square, Uji Regresi Logistik.
Hasil: Faktor yang berhubungan dengan anemia diantaranya: Faktor pendapatan keluarga per bulan (Pvalue=0,000), kepatuhan minum tablet tambah darah (Pvalue=0,000), KEK (Pvalue=0,000), kebiasaan minum teh (Pvalue=0,040), kebiasaan minum kopi (Pvalue=0,028), sedangkan faktor yang tidak berhubungan diantranya (Pvalue=0,509), pendidikan ibu (Pvalue=0,0747), pendidikan suami (Pvalue=0,0838), pekerjaan ibu(Pvalue=0,830), jarak kehamilan (Pvalue=0,318), riwayat abortus (Pvalue =0,962), gravida (Pvalue=0,451), paritas (Pvalue=0,143), usia kehamilan(Pvalue =0,0539)
Kesimpulan: Faktor yang paling berhubungan berdasarkan uji regresi logistik yaitu pendapatan keluarga per bulan dengan Pvalue=0,005 dengan nilai OR sebesar 59,093.
Kata kunci: Anemia, ibu hamil, faktor anemia