Penerapan Pursed Lips Breathing dengan Modifikasi Meniup Baling-Baling dalam Pemenuhan Kebutuhan Oksigenasi pada Pasien Pneumonia di Ruang Melati RSUD Sleman

Penerapan Pursed Lips Breathing dengan Modifikasi Meniup Baling-Baling dalam Pemenuhan Kebutuhan Oksigenasi pada Pasien Pneumonia di Ruang Melati RSUD Sleman
2025-06-04
id
Thesis
text
Latar Belakang: Salah satu kebutuhan fisiologi manusia yang paling dasar yaitu pemenuhan kebutuhan oksigenasi. Penyakit yang diderita pada anak dan sering terjadi pada anak usia prasekolah adalah gangguan sistem pernapasan yang berkaitan dengan oksigenasi. Salah satu penyakit gangguan sistem pernapasan yaitu pneumonia. Pneumonia dinyatakan sebagai pembunuh utama balita di dunia “the forgotten killer of children”. Pada anak usia ini, proses peradangan yang terjadi mengakibatkan produksi sekret meningkat serta gangguan pola napas sehingga anak kesulitan dalam mengeluarkan sekret. Terapi pursed lips breathing dengan modifikasi meniup baling-baling dapat mengatasi ketidakmampuan dalam mengeluarkan sekret dan meningkatkan status oksigenasi pada anak pneumonia. Tujuan: Menggambarkan penerapan terapi pursed lips breathing dengan modifikasi meniup baling-baling dalam pemenuhan kebutuhan oksigenasi pada pasien pneumonia di Ruang Melati RSUD Sleman. Metode: Metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua pasien pneumonia dengan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif. Intervensi pursed lips breathing dengan modifikasi meniup baling-baling dilakukan selama 3 hari berturut-turut dengan durasi 5-10 menit per hari. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan status oksigenasi pada kedua pasien setelah pelaksanaan terapi pursed lips breathing dibuktikan dengan adanya penurunan frekuensi pernapasan, peningkatan saturasi oksigen, dan adanya produk spuntum yang bisa dikeluarkan. Kesimpulan: Penerapan terapi pursed lips breathing pada anak pneumonia dapat dijadikan alternatif tindakan keperawatan untuk mengatasi masalah bersihan jalan napas tidak efektif dengan mempertimbangkan dukungan dan keterlibatan dari keluarga.