PERBANDINGAN SENSITIVITAS DAN SPESIFISITAS UPPER LIP BITE TEST DAN MODIFIED MALLAMPATI TEST SEBAGAI PREDIKTOR KESULITAN INTUBASI PADA PASIEN GENERAL ANESTESI DI RSUD DR. MOHAMAD SOEWANDHIE SURABAYA
PERBANDINGAN SENSITIVITAS DAN SPESIFISITAS UPPER LIP BITE TEST DAN MODIFIED MALLAMPATI TEST SEBAGAI PREDIKTOR KESULITAN INTUBASI PADA PASIEN GENERAL ANESTESI DI RSUD DR. MOHAMAD SOEWANDHIE SURABAYA
2025-05-22
id
Thesis
text
Latar Belakang: Hingga saat ini telah dikembangkan banyak metode untuk memprediksi kejadian kesulitan intubasi, di antaranya adalah upper lip bite test (ULBT) dan modified Mallampati test (MMT). Penelitian-penelitian yang telah dilakukan sebelumnya menemukan bahwa kedua prediktor tersebut memiliki sensitivitas dan spesifisitas yang cukup baik dalam memprediksi kejadian kesulitan intubasi.
Tujuan: Mengetahui perbandingan sensitivitas dan spesifisitas dari ULBT dan MMT sebagai prediktor kesulitan intubasi pada pasien general anestesi.
Metode: Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif observasional analitik dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien dengan general anestesi intubasi ETT di RSUD dr. Mohamad Soewandhie Surabaya. Penelitian dilakukan pada Februari-Maret 2025. Sampel 59 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pada fase preoperasi, semua responden dikaji dengan kedua prediktor, yaitu ULBT dan MMT. Responden dengan ULBT kelas III dan/atau MMT kelas III atau IV diprediksi akan mengalami kesulitan intubasi. Penilaian saat laringoskopi dilakukan dengan Cormack-Lehane classification dengan kelas III dan IV dianggap mengalami kesulitan intubasi. Analisis data dilakukan dengan uji diagnostik dan uji Receiver Operating Curve (ROC).
Hasil: Dalam penelitian ini, kesulitan intubasi ditemukan 30,51% (18 dari 59 responden). Hasil analisis data antara ULBT dan MMT ditemukan sensitivitas (0% vs 88,9%), spesifisitas (97,6% vs 48,8%), nilai prediksi positif (0% vs 43,2%), nilai prediksi negatif (68,9% vs 90,9%), dan kualitas diskriminasi (sangat lemah vs sedang).
Kesimpulan: Modified Mallampati test (MMT) memiliki nilai sensitivitas dan kualitas diskriminasi yang lebih baik dibandingkan upper lip bite test (ULBT) dalam memprediksi kesulitan intubasi pada pasien general anestesi intubasi endotracheal tube.
Kata Kunci: General anestesi, Kesulitan intubasi, Upper lip bite test, Modified Mallampati test, Cormack-Lehane classification