PENGARUH TERAPI WATER TEPID SPONGE TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH ANAK BALITA YANG MENGALAMI HIPERTERMI DI RSUD TJITROWARDOJO PURWOREJO

PENGARUH TERAPI WATER TEPID SPONGE TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH ANAK BALITA YANG MENGALAMI HIPERTERMI DI RSUD TJITROWARDOJO PURWOREJO
2025-05-08
id
Thesis
text
Latar Belakang: Hipertermi adalah kondisi dimana suhu tubuh meningkat ≥ 37°C akibat peningkatan pusat termoregulasi di hipotalamus. Jika tingkat panas dalam melebihi 38,5°C, pasien mulai merasa gelisah, aliran darah menumpuk, aliran darah ke otak, jantung, dan paru-paru meningkat, aliran darah ke organ berkurang, dan tangan menjadi dingin. Demam dengan suhu di atas 41°C beresiko mengalami kejang. Teknik non-farmakologi yang dapat digunakan untuk mengurangi kenaikan suhu tubuh pada pasien demam adalah pemberian terapi Water Tepid Sponge atau kompres hangat. Tujuan Penelitian: Diketahui pengaruh terapi Water Tepid Sponge tehadap penurunan suhu anak balita yang mengalami hipertermi di RSUD Tjitrowardojo Purworejo. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian quasy eksperiment dengan prepost test with control group design. Sampel penelitian berjumlah 66 responden yang masing-masing kelompok ada 33 responden. Kelompok eksperimen diberikan intervensi terapi water sponge dan kelompok kontrol diberikan intervensi kompres hangat. Pengambilan sampel dengan proportional random sampling. Uji yang digunakan yaitu uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney. Hasil Penelitian: Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan hasil p = 0,000 ( p < 0,05) dan hasil analisa dengan uji Mann Whitney dengan p = 0,000 (p < 0,05) Kesimpulan: Ada pengaruh terapi Water Tepid Sponge terhadap penurunan suhu tubuh anak balita yang mengalami hipertermi di RSUD Tjitrowardojo Purworejo Kata Kunci: Terapi Water Tepid Sponge, Kompres Hangat, Hipertermi, Balita