HUBUNGAN TINGKAT KEBISINGAN DENGAN
KELELAHAN KERJA DI INDUSTRI TEKSTIL PC.GKBI
MEDARI SLEMAN
HUBUNGAN TINGKAT KEBISINGAN DENGAN
KELELAHAN KERJA DI INDUSTRI TEKSTIL PC.GKBI
MEDARI SLEMAN
2025-06-05
en
Thesis
text
Latar Belakang: Kebisingan merupakan salah satu faktor risiko fisik di lingkungan kerja yang dapat berdampak terhadap kesehatan dan kenyamanan tenaga kerja. Gangguan paparan yang melebihi ambang batas tidak hanya menimbulkan gangguan pendengaran, tetapi juga dapat menyebabkan kelelahan kerja.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat kebisingan dengan kelelahan kerja di industri tekstil PC. GKBI Medari Sleman.
Metode: Penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakn pada bulan Mei 2025. Sampel terdiri dari 42 pekerja di 3 ruangan produksi (Shuttle 2, Shuttle 3, dan Air Jet Loom), yang dipilih dengan teknik proporsional random sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square.
Hasil: Seluruh ruangan memiliki tingkat gangguan di atas NAB (≥85 dB), dengan tingkat tertinggi di ruang Shuttle 2 sebesar 102,2 dB. Kelelahan kerja paling banyak pada kategori ringan dan sedang. Uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat kebisingan dengan kelelahan kerja (p = 0,055).
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat kebisingan dengan kelelahan kerja.
Kata Kunci: Kelelahan Kerja, Kebisingan, Industri Tekstil