PENGARUH COUNTERPRESSURE MASSAGE TERHADAP INTENSITAS NYERI HAID (DISMENORE) PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 2 BANTUL

PENGARUH COUNTERPRESSURE MASSAGE TERHADAP INTENSITAS NYERI HAID (DISMENORE) PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 2 BANTUL
2025-07-20
id
Thesis
text
Latar Belakang: Dismenore primer merupakan nyeri haid tanpa kelainan anatomis yang umum dialami oleh remaja putri. Di Indonesia, prevalensi dismenore mencapai 64,25%, dan sebesar 52% di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kondisi ini berdampak negatif terhadap aktivitas harian dan kesehatan mental remaja. Penanganan farmakologis seringkali menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan alternatif non-farmakologis yang aman seperti counterpressure massage, yang bekerja melalui tekanan pada sakrum, pelepasan endorfin, dan mekanisme gate control. Tujuan: Mengetahui pengaruh counterpressure massage terhadap intensitas nyeri haid (dismenore primer) pada remaja putri di SMAN 2 Bantul. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest with control group. Penelitian dilaksanakan pada Mei 2025 di SMAN 2 Bantul dengan sampel 128 siswi kelas X dan XI yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Kelompok eksperimen diberi intervensi counterpressure massage, sedangkan kelompok kontrol diberikan aromaterapi kayu manis. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numerical Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi, dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil: Kelompok eksperimen mengalami penurunan intensitas nyeri dari rerata 5,90 menjadi 2,50 (p = 0,001), sedangkan kelompok kontrol menurun dari 5,70 menjadi 4,70 (p = 0,001). Uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan bermakna antara kedua kelompok setelah intervensi (p = 0,001). Kesimpulan: Counterpressure massage efektif dalam menurunkan intensitas nyeri haid (dismenore primer) pada remaja putri dan dapat dijadikan sebagai alternatif terapi non-farmakologis yang aman. Kata kunci: Dismenore primer, Counterpressure massage, Remaja putri, Terapi non-farmakologis