PERBANDINGAN TEKNIK HOMOGENISASI DARAH EDTA DENGAN TEKNIK INVERSI DAN ANGKA DELAPAN TERHADAP JUMLAH TROMBOSIT
PERBANDINGAN TEKNIK HOMOGENISASI DARAH EDTA DENGAN TEKNIK INVERSI DAN ANGKA DELAPAN TERHADAP JUMLAH TROMBOSIT
2025-05-14
en
Thesis
text
Latar Belakang: Laboratorium klinik berperan dalam pemeriksaan spesimen klinis
untuk mendukung diagnosis dan pengobatan pasien, termasuk pemeriksaan
hematologi seperti hitung jumlah trombosit. Homogenisasi darah dengan antikoagulan
EDTA sebelum pemeriksaan merupakan tahap penting untuk mencegah agregasi dan
pembekuan darah. Teknik homogenisasi manual yang umum digunakan adalah teknik
inversi dan teknik angka delapan. Teknik inversi dinilai dapat meminimalisir lisis sel,
namun berisiko pencampuran tidak merata, sedangkan teknik angka delapan lebih
merata tetapi meningkatkan risiko lisis dan agregasi trombosit. Hingga saat ini,
pengaruh kedua teknik tersebut terhadap hasil hitung jumlah trombosit belum banyak
diteliti, padahal variasi teknik di laboratorium dapat mempengaruhi akurasi hasil.
Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan hasil jumlah
trombosit pada darah EDTA yang dihomogenkan dengan teknik inversi dan teknik
angka delapan.
Tujuan: Mengetahui apakah ada perbedaan jumlah trombosit teknik homogenisasi
darah EDTA dengan teknik inversi dan teknik angka delapan.
Metode: Jenis penelitian penelitian observasional dengan desain penelitian cross
sectional. Instrumen penelitian menggunakan Sysmex XN 1000 (hematology
analyzer).
Hasil: Jumlah trombosit yang dihomogenisasikan dengan teknik inversi memiliki
rerata 330.60 ribu/µl, standar devisiasi 96.779 dengan nilai terendah 160 dan nilai
tertinggi 470 sedangkan jumlah trombosit yang dihomogenisasikan dengan teknik
angka delapan memiliki rerata 314.50 ribu/µl, standar devisiasi 92.960 dengan nilai
terendah 145 dan nilai tertinggi 445.
Kesimpulan: Ada perbedaan pada jumlah trombosit darah EDTA yang
dihomogenkan dengan teknik inversi dan teknik angka delapan.
Kata Kunci: Jumlah Trombosit, Darah EDTA, Teknik Homogenisasi.