Hubungan Status Gizi Ibu saat Hamil dengan Kejadian Stunting pada Baduta Usia 6–23 Bulan di Puskesmas Imogiri II
Hubungan Status Gizi Ibu saat Hamil dengan Kejadian Stunting pada Baduta Usia 6–23 Bulan di Puskesmas Imogiri II
2025-06-23
id
Thesis
text
Latar Belakang: Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan gizi global yang terjadi di semua negara terutama negara berkembang yang menunjukkan 26,4% balita di dunia mengalami stunting tahun 2023. Status gizi pada ibu saat hamil memiliki korelasi dengan gangguan pertumbuahan janin dalam kandungan yang memicu risiko melahirkan bayi stunting.
Tujuan: Diketahui hubungan status gizi ibu saat hamil dengan kejadian stunting pada baduta usia 6-23 bulan di Puskesmas Imogiri II.
Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain case control. Populasi penelitian ini adalah baduta usia 6-23 bulan sebanyak 80 baduta stunting dan 80 baduta tidak stunting. Penentuan sampel menggunakan simple random sampling. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan status gizi ibu saat hamil diukur dengan Indeks Massa Tubuh (IMT). Analisis data menggunakan analisis multivariat uji regresi logistik.
Hasil: Baduta stunting yang dilahirkan oleh ibu dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) yang berisiko memiliki risiko stunting 2,799 kali dengan p-value 0,004 dan OR 2,779 (CI 95% 1,379-5,598).
Kesimpulan: Status gizi ibu saat hamil memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian stunting pada baduta usia 6-23 bulan dengan kejadian stunting di Puskesmas Imogiri II.