PERBEDAAN DIAMETER PERTUMBUHAN JAMUR Trichophyton rubrum PADA MEDIA POTATO DEXTROSE AGAR (PDA) YANG MENGGUNAKAN PELARUT KONDENSAT AIR CONDITIONER
PERBEDAAN DIAMETER PERTUMBUHAN JAMUR Trichophyton rubrum PADA MEDIA POTATO DEXTROSE AGAR (PDA) YANG MENGGUNAKAN PELARUT KONDENSAT AIR CONDITIONER
2025-05-16
en
Thesis
text
Latar Belakang: Dermatofitosis adalah infeksi jamur yang paling umum terjadi di dunia yang mempengaruhi sekitar 25% populasi dunia, salah satu spesies yang paling sering menyebabkan dermatofitosis adalah Trichophyton rubrum. T.rubrum merupakan jamur jenis dermatofita yang dapat menyebabkan dermatofitosis kronis. Infeksi T.rubrum dapat diketahui melalui pemeriksaan laboratorium, salah satunya melalui media kultur Potato Dextrose Agar (PDA). Pembuatan media ini memerlukan pelarut akuades. Pemenuhan kebutuhan akuades dapat dilakukan dengan memanfaatkan kondensat AC yang memiliki sifat seperti akuades, mudah didapat, dan tersedia secara luas.
Tujuan: Mengetahui kondensat AC dapat digunakan sebagai pelarut media PDA untuk pertumbuhan jamur Trichophyton rubrum.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimen dengan desain
penelitian Intact Group Comparison. Subjek penelitian ini adalah jamur T.rubrum dengan objek penelitian yaitu kondensat AC. Penanaman suspensi T.rubrum dilakukan dengan metode single dot.
Hasil: Hasil pengamatan makroskopik dan mikroskopik morfologi koloni jamur T.rubrum pada media PDA dengan pelarut kondensat AC menunjukkan kesamaan dengan pelarut akuades. Secara makroskopis, koloni T. rubrum berbentuk bulat dengan tepi yang agak tajam, berwarna putih dan memberi pigmen merah jika dilihat dari sisi sebaliknya, permukaannya halus, sedikit berbulu dengan tekstur kering dan berbau khas, sedangkan secara mikroskopis, terdapat mikrokonodia berbentuk seperti air mata dan makrokonodia berbentuk seperti pensil. Hasil menunjukkan rerata diameter T. rubrum pada media PDA pelarut kondensat AC adalah 11, 83mm, sedangkan media PDA pelarut akuades adalah 11,49 mm. Uji Independent Sample T Test tidak menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p value = 0,163 ≥ 0,05).
Kesimpulan: Kondensat AC dapat digunakan sebagai pelarut media Potato
Dextrose Agar (PDA) untuk pertumbuhan jamur , Trichophyton rubrum.