PENGARUH KOMBINASI TERAPI FARMAKOLOGI DAN RELAKSASI BENSON TERHADAP SKOR NYERI IBU POST SECTIO CAESAREA DI BANGSAL KALIBIRU LOR RSUD WATES
PENGARUH KOMBINASI TERAPI FARMAKOLOGI DAN RELAKSASI BENSON TERHADAP SKOR NYERI IBU POST SECTIO CAESAREA DI BANGSAL KALIBIRU LOR RSUD WATES
2025-06-30
id
Thesis
text
Latar Belakang: Nyeri pasca operasi sectio caesarea (SC) merupakan keluhan umum yang berdampak pada pemulihan ibu dan interaksi awal dengan bayi.. Dari data sekunder rekam medis di RSUD Wates,khususnya di Bangsal Kalibiru Lor, jumlah pasien persalinan di tahun 2022 ada 388 kasus persalinan dan yang dilakukan SC 172 (44,3%). Di tahun 2023 ada 522 kasus , sebanyak 264 kasus ( 50.5%) dilakukan tindakan Sectio Caesarea dengan berbagai indikasi medis.Data kasus SC Januari -Juni 2024 ada 200 kasus SC dari 353 persalinan(56,6%). Teknik relaksasi Benson sebagai pendekatan non-farmakologis diyakini mampu menurunkan persepsi nyeri melalui mekanisme fisiologis dan psikologis.
Tujuan: Mengetahui pengaruh teknik relaksasi Benson terhadap skor nyeri pada ibu post Sectio caesarea (SC )di RSUD Wates.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperiment dengan kelompok kontrol. Sebanyak 26 responden dibagi menjadi dua kelompok: eksperimen dan kontrol, masing-masing 13 orang. Data dikumpulkan menggunakan skala Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis dilakukan dengan uji Shapiro-Wilk, paired t-test, dan independent t-test.
Hasil: Terdapat penurunan rerata skor nyeri yang signifikan pada kelompok eksperimen (mean pre: 8,46; post: 4,31; p = 0,000) dibandingkan kelompok kontrol (mean pre: 8,54; post: 7,46; p = 0,000). Uji perbedaan antar kelompok juga menunjukkan hasil signifikan (p = 0,000).
Kesimpulan: Relaksasi Benson efektif dalam menurunkan skor nyeri ibu post SC dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi non-farmakologis dalam manajemen nyeri pasca operasi.