PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI MENGGUNAKAN LEAFLET
TERHADAP PENGETAHUAN KADER POSYANDU TENTANG
PENGUKURAN ANTROPOMETRI PANJANG BADAN PADA BALITA
PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI MENGGUNAKAN LEAFLET
TERHADAP PENGETAHUAN KADER POSYANDU TENTANG
PENGUKURAN ANTROPOMETRI PANJANG BADAN PADA BALITA
2025-06-10
id
Thesis
text
Latar Belakang. Pengukuran antropometri yang tepat sangat penting untuk
mendeteksi dini gangguan pertumbuhan balita, termasuk stunting. Namun, masih
banyak kader Posyandu yang belum memiliki pengetahuan terkait prosedur
pengukuran panjang badan.leaflet dapat menjadi sarana pembelajaran efektif
dalam meningkatkan pengetahuan kader.
Tujuan. Mengetahui pengaruh pemberian edukasi menggunakan leaflet terhadap
pengetahuan kader Posyandu tentang pengukuran antropometri panjang badan
pada balita.
Metode. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan one group
pre-test post-test design. Sampel berjumlah 30 kader Posyandu di wilayah kerja
Puskesmas Godean 2, Sleman, Yogyakarta, yang dipilih dengan teknik total
sampling. Intervensi berupa pemberian leaflet edukasi selama 3 hari. Pengetahuan
diukur dengan kuesioner berisi 12 pernyataan Favourable dan Unfavourable
sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon.
Hasil. Terjadi peningkatan rerata nilai pengetahuan kader dari 65,40 (pre-test)
menjadi 78,50 (post-test), dengan selisih 13,1 poin. Uji Wilcoxon menunjukkan
hasil yang signifikan (p<0,05), menandakan adanya perbedaan pengetahuan yang
bermakna sebelum dan sesudah edukasi.
Kesimpulan. Pemberian edukasi menggunakan leaflet berpengaruh signifikan
terhadap peningkatan pengetahuan kader Posyandu mengenai pengukuran
antropometri panjang badan pada balita. Leaflet dapat digunakan sebagai media
edukasi yang efektif dalam pelatihan kader posyandu.
Kata Kunci. Edukasi, Leaflet, Pengetahuan, Kader Posyandu, Antropometri, Balita.