FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMP 2 GALUR KABUPATEN KULON PROGO
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMP 2 GALUR KABUPATEN KULON PROGO
2025-07-24
en
Thesis
text
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMP NEGERI 2 GALUR KABUPATEN KULON PROGO
Feby Novi Yanti1, Mina Yumei Santi2p\, Dyah Noviawati Setya Arum3
1 2 3Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Yogyakarta,
Jl. Mangkuyudan MJ.III/304 Yogyakarta 55143
Email. Febynovi1@gmail.com
ABSTRAK
Latar Belakang: Anemia merupakan salah satu masalah gizi yang umum terjadi pada remaja putri di negara berkembang, termasuk Indonesia. Prevalensi anemia di Yogyakarta cukup tinggi, terutama di Kabupaten Kulon Progo. Anemia pada remaja dapat menurunkan daya tahan tubuh, konsentrasi belajar, dan berisiko terhadap komplikasi kehamilan di masa depan.
Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMP Negeri 2 Galur Kabupaten Kulon Progo.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan analitik observasional. Populasi pada penelitian ini SMP Negeri 2 Galur dan penelitian ini berjumlah sebanyak 88 siswi kelas VII yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan hasil pemeriksaan kadar hemoglobin dari Puskesmas Galur tahun 2024. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-Square, dan multivariat dengan regresi logistik.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan prevalensi anemia sebesar 48,9%. Faktor-faktor yang berhubungan signifikan dengan kejadian anemia adalah lama menstruasi (p=0,000) dan pengetahuan tentang anemia (p=0,023). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa lama menstruasi >7 hari merupakan faktor yang paling dominan dengan nilai odds ratio (OR) sebesar 7,176 (CI 95%: 2,525–20,398), diikuti oleh tingkat pengetahuan (OR = 2,687; p=0,046). Pendidikan ibu tidak berhubungan secara signifikan
Kesimpulan: Lama menstruasi dan pengetahuan tentang anemia merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri. Perlu dilakukan edukasi dan pemantauan rutin terhadap pola menstruasi dan pemahaman remaja tentang anemia sebagai upaya pencegahan dini.
Kata kunci: anemia, lama menstruasi, pengetahuan, pendidikan orang tua