EFEKTIVITAS VARIASI KETEBALAN MEDIA FILTER TERHADAP PENURUNAN KESADAHAN AIR PAMSIMAS DI DUSUN CUNGKRUNGAN, BELUK, BAYAT, KLATEN

EFEKTIVITAS VARIASI KETEBALAN MEDIA FILTER TERHADAP PENURUNAN KESADAHAN AIR PAMSIMAS DI DUSUN CUNGKRUNGAN, BELUK, BAYAT, KLATEN
2025-05-26
id
Thesis
text
Latar Belakang: Air adalah sumber daya penting yang harus dijaga kualitasnya agar aman dikonsumsi. Salah satu parameter kualitas air adalah kesadahan, yang jika terlalu tinggi dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Studi pendahuluan yang dilakukan di salah satu rumah warga di Dusun Cungkrungan menunjukkan kadar kesadahan 300 mg/L. Angka tersebut termasuk kategori keras menurut standar WHO 2010. Kadar kesadahan pada air diturunkan menggunakan metode filtrasi dengan media zeolit dan resin. Tujuan: Mengetahui efektivitas variasi ketebalan media filter terhadap kesadahan air pamsimas di Dusun Cungkrungan, Beluk, Bayat, Klaten. Metode: Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan Desain yang digunakan yaitu Pretest-Posttest with Control Group. Hasil: Secara deskriptif, hasil pemeriksaan kesadahan air Pamsimas Dusun Cungkrungan dengan pre-test sebesar 351,22 mg/L dan presentase penurunan perlakuan menggunakan variasi ketebalan zeolite 40 cm : Resin 20 cm sebesar 32,84%, zeolite 20 cm : Resin 40 cm sebesar 40,20%, Zeolite 30 cm : Resin 30 cm sebesar 39,11%. Kesimpulan: Ketiga ketebalan media filter bisa menurunkan kesadahan air Pamsimas rata-rata 131,36 mg/L, namun tidak efektif karena masih di atas batas air lunak menurut WHO yaitu 50 mg/L. Kata Kunci : Pamsimas, Kesadahan, Filtrasi, Zeolite, Resin