HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG SEKSUALITAS SEHAT DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA REMAJA DI SMA N 1 GOMBONG
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG SEKSUALITAS SEHAT DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA REMAJA DI SMA N 1 GOMBONG
2025-06-16
id
Thesis
text
Latar Belakang: Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap perilaku seksual pranikah seperti pacaran berlebihan, ciuman, hingga melakukan hubungan seksual pranikah. Perilaku seksual pranikah dapat menimbulkan dampak negatif seperti kehamilan tidak diinginkan dan penyakit menular seksual. Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku seksual pada remaja adalah rendahnya pengetahuan tentang seksualitas sehat. Lingkungan sosial seperti keluarga, sekolah, dan teman sebaya mempunyai peran yang penting dalam meningkatkan pengetahuan remaja.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang seksualitas sehat dengan perilaku seksual pranikah pada remaja di SMAN 1 Gombong.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan teknik proportional random sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 93 siswa kelas XI SMAN 1 Gombong. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan tingkat signifikansi 0,05.
Hasil: Uji chi square yang dilakukan terhadap hubungan pengetahuan tentang seksualitas sehat dengan perilaku seksual pada remaja di SMA N 1 Gombong, didapatkan chi square sebesar 0,000 p value < 0,05. Hal ini berarti menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan tentang seksualitas sehat dengan perilaku seksual pranikah. Uji chi square yang dilakukan terhadap peran keluarga dan sekolah dengan pengetahuan didapatkan 0,100 p value > 0,05. Hal ini menunjukkan tidak ada hubungan antara peran keluarga dan sekolah dengan pengetahuan tentang seksualitas sehat. Uji chi square yang dilakukan terhadap pengaruh teman sebaya dengan pengetahuan 0,035 p value < 0,05. Hal ini berarti menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengaruh teman sebaya dengan pengetahuan tentang seksualitas sehat.
Kesimpulan: Pengetahuan tentang seksualitas sehat berhubungan dengan perilaku seksual pranikah pada remaja. Pengaruh teman sebaya menjadi faktor sosial yang paling dominan, sehingga diperlukan dukungan aktif keluarga, sekolah dan lingkungan dalam upaya edukasi seksualitas sehat.