VARIASI PENCAMPURAN HATI AYAM DAN BAYAM MERAH PADA GYOZA DITINJAU DARI SIFAT FISIK, SIFAT ORGANOLEPTIK, DAN KANDUNGAN ZAT BESI
VARIASI PENCAMPURAN HATI AYAM DAN BAYAM MERAH PADA GYOZA DITINJAU DARI SIFAT FISIK, SIFAT ORGANOLEPTIK, DAN KANDUNGAN ZAT BESI
2025-03-26
en
Thesis
text
Latar belakang: Anemia masih menjadi permasalahan gizi yang cukup tinggi di Indonesia, khususnya pada remaja putri. Salah satu upaya pencegahannya adalah dengan mengonsumsi pangan tinggi zat besi.
Tujuan: mengetahui pengaruh variasi pencampuran hati ayam dan bayam merah pada gyoza terhadap sifat fisik, sifat organoleptik, dan kandungan zat besi. Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan, yaitu: A (100% daging ayam), B (60% daging ayam : 15% hati ayam : 25% bayam merah), C (60% daging ayam : 20% hati ayam : 20% bayam merah), dan D (60% daging ayam : 25% hati ayam : 15% bayam merah). Analisis meliputi pengamatan sifat fisik secara subjektif, uji organoleptik oleh 20 panelis agak terlatih menggunakan uji hedonik, dan pengukuran kadar zat besi dengan metode spektrofotometri.
Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan C memiliki tingkat kesukaan tertinggi dari aspek organoleptik serta kandungan zat besi yang lebih tinggi dibanding kontrol.
Kesimpulan: pencampuran hati ayam dan bayam merah pada gyoza dapat meningkatkan nilai gizi dan diterima secara organoleptik, sehingga potensial sebagai alternatif pangan tinggi zat besi untuk pencegahan anemia.