FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI EFIKASI DIRI PADA IBU MENYUSUI DI PUSKESMAS GEDONGTENGEN KOTA YOGYAKARTA
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI EFIKASI DIRI PADA IBU MENYUSUI DI PUSKESMAS GEDONGTENGEN KOTA YOGYAKARTA
2025-06-27
en
Thesis
text
Latar belakang: Perilaku menyusui memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan, perkembangan, dan imunitas bayi. Namun, masih banyak ibu yang belum menyusui secara optimal. Efikasi diri ibu menjadi penentu utama dalam konsistensi menyusui, di mana ibu dengan efikasi tinggi cenderung mampu menyusui secara berkelanjutan hingga dua tahun, sehingga memberikan dampak positif bagi kesehatan bayi. Penelitian mengenai faktor yang memengaruhi efikasi diri di Puskesmas Gedongtengen yang masih terbatas.
Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi efikasi diri pada ibu menyusui di Puskesmas Gedongtengen, Yogyakarta.
Metode: Desain yang digunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, dilaksanakan pada Mei 2025. Sampel berjumlah 59 ibu menyusui, dipilih menggunakan teknik stratified non random sampling. Variabel independen meliputi dukungan keluarga, dukungan tenaga kesehatan, kecemasan, umur, pengalaman menyusui, dan pola menyusui bayi, variable dependen efikasi diri menyusui. Instrumen menggunakan kuesioner dukungan keluarga, dukungan tenaga kesehatan, Hamilton Anxiety rating scale (HARS), dan Breastfeeding Self-Efficacy Scale-Short Form (BSES-SF). Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik.
Hasil: Efikasi diri ibu menyusui berhubungan signifikan dengan dukungan keluarga (p=0,000), dukungan tenaga kesehatan (p=0,000), pengalaman menyusui (p=0,010), dan pola menyusui bayi (p=0,027). Kecemasan (p=0,420) dan umur (p=0,268) tidak signifikan. Dukungan keluarga merupakan faktor paling dominan.
Kesimpulan: Dukungan keluarga, tenaga kesehatan, pengalaman menyusui, dan pola menyusui memengaruhi efikasi diri ibu menyusui.