PENERAPAN MOBILISASI DINI PADA PASIEN POST OPERASI FRAKTUR EKSTREMITAS BAWAH DENGAN GANGGUAN MOBIITAS FISIK DI RSUD WATES

PENERAPAN MOBILISASI DINI PADA PASIEN POST OPERASI FRAKTUR EKSTREMITAS BAWAH DENGAN GANGGUAN MOBIITAS FISIK DI RSUD WATES
2025-05-28
en
Thesis
text
Latar Belakang: Fraktur ekstremitas bawah merupakan cedera yang menyebabkan gangguan mobilitas fisik. Mobilisasi dini post operasi merupakan intervensi yang penting untuk menurunkan nyeri dan meningkatkan kemandirian pasien. Tujuan: Diketahuinya pengaruh penerapan mobilisasi dini terhadap tingkat nyeri dan tingkat Activity Daily Living (ADL) pada pasien post operasi fraktur ekstremitas bawah dengan gangguan mobilitas fisik. Metode: Studi kasus ini dilaksanakan dengan mengobservasi dan menganalisis penerapan mobilisasi dini pada 2 pasien post operasi fraktur esktremitas bawah dan diberikan latihan rentang gerak pasif dan aktif, duduk bersandar, dan duduk tanpa sandaran. Kemudian, membandingkan respon dari kedua pasien. Hasil: Setelah diterapkan mobilisasi dini selama 3 hari didapatkan penurunan skala nyeri dan peningkatan ADL. Pasien I mengalami penurunan skala nyeri dari skala 5 (sedang) menjadi 2 (ringan) dan peningkatan skor Barthel Indeks dari skor 3 (ketergantungan total) menjadi 12 (ketergantungan ringan). Pasien II mengalami penurunan skala nyeri dari skala 6 (nyeri sedang) menjadi 3 (nyeri ringan) dan peningkatan skor Barthel Indeks dari skor 2 (ketergantungan total) menjadi 11 (ketergantungan sedang) Kesimpulan: Mobilisasi dini berpengaruh terhadap penurunan skala nyeri dan peningkatan ADL pada pasien post operasi fraktur esktremitas bawah dengan gangguan mobilits fisik. Kata kunci: Mobilisasi Dini, Gangguan Mobilitas Fisik, Post Operasi