VARIASI KEPEKATAN EKSTRAK BUNGA TELANG (Clitoria
ternatea L) PADA PRODUK PUSTELANG TERHADAP
KANDUNGAN PROTEIN, AKTIVITAS ANTIOKSIDAN, SIFAT
ORGANOLEPTIK DAN DAYA TERIMA PASIEN KANKER
VARIASI KEPEKATAN EKSTRAK BUNGA TELANG (Clitoria
ternatea L) PADA PRODUK PUSTELANG TERHADAP
KANDUNGAN PROTEIN, AKTIVITAS ANTIOKSIDAN, SIFAT
ORGANOLEPTIK DAN DAYA TERIMA PASIEN KANKER
2025-06-12
en
Thesis
text
Latar belakang: Pasien kanker sering mengalami penurunan nafsu makan akibat
efek samping pengobatan seperti mual dan muntah. Makanan selingan tinggi
protein dan antioksidan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi dan
meningkatkan kualitas hidup pasien. Bunga telang (Clitoria ternatea L.) kaya akan
antosianin dan flavonoid yang bersifat antioksidan alami.
Tujuan: Mengetahui pengaruh variasi kepekatan ekstrak bunga telang terhadap
kandungan protein, aktivitas antioksidan, sifat organoleptik, dan daya terima pasien
kanker terhadap produk pustelang.
Metode: Penelitian menggunakan desain eksperimental semu dengan Rancangan
Acak Sederhana (RAS) dan empat perlakuan (0%, 10%, 15%, dan 20% ekstrak
bunga telang). Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH, uji
organoleptik melibatkan 20 panelis agak terlatih, dan uji daya terima melibatkan 15
pasien kanker.
Hasil: Kandungan protein pustelang pada semua perlakuan adalah sama yaitu 5,88
gram per porsi. Aktivitas antioksidan meningkat signifikan seiring peningkatan
kepekatan ekstrak, dengan perlakuan 20% memiliki aktivitas tertinggi (32,3%). Uji
organoleptik menunjukkan perlakuan 15% paling disukai dalam hal warna, aroma,
rasa, dan tekstur. Daya terima pada pasien kanker bervariasi, dengan mayoritas
mampu mengonsumsi 25–50% porsi.
Kesimpulan: Penambahan ekstrak bunga telang meningkatkan aktivitas
antioksidan dan kualitas organoleptik, dengan formulasi 15% sebagai yang paling
disukai, meskipun tidak ada perubahan kandungan protein antar perlakuan.
Kata kunci: bunga telang, antioksidan, protein, pasien kanker.