PENGARUH KURSI HIDROLIK TERHADAP KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA PEKERJA INDUSTRI VULKANISIR BAN X DI GUNUNGKIDUL

PENGARUH KURSI HIDROLIK TERHADAP KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA PEKERJA INDUSTRI VULKANISIR BAN X DI GUNUNGKIDUL
2025-05-16
en
Thesis
text
ABSTRAK Latar Belakang : Low back pain atau nyeri punggung bawah merupakan rasa nyeri yang dirasakan pada area punggung bagian bawah, dengan tingkat keparahan dan durasi yang bervariasi tergantung pada kondisi masing-masing individu. Beberapa faktor penyebab umum antara lain postur kerja yang buruk, aktivitas berulang, peregangan berlebihan, kebiasaan merokok, kondisi antropometri tubuh, serta faktor lingkungan kerja lainnya. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di Industri Vulkanisir Ban X di Gunungkidul, diketahui bahwa para pekerja sering mengeluhkan nyeri punggung bawah, terutama saat melakukan proses pemrosesan dan finishing. Hal ini disebabkan oleh penggunaan kursi kerja yang tidak sesuai secara ergonomis. Salah satu solusi yang diupayakan adalah penggunaan kursi hidrolik yang dirancang untuk menyesuaikan postur tubuh dan memberikan kenyamanan kerja. Tujuan: Mengetahui pengaruh penggunaan kursi hidrolik terhadap keluhan nyeri punggung bawah pada pekerja industri vulkanisir ban X di Gunungkidul. Metode: Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan desain Pretest-Posttest Control Group. Subjek penelitian sebanyak 35 responden. Teknik analisis data menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov, Paired Sample T-Test, dan Independent Sample T- Test. Hasil: Terdapat penurunan rata-rata keluhan nyeri punggung bawah sebesar 20,06% setelah penggunaan kursi hidrolik. Kesimpulan: Penggunaan kursi hidrolik memberikan pengaruh signifikan terhadap penurunan tingkat keluhan nyeri punggung bawah, dengan nilai p = 0.000 (p < 0.05). Kata Kunci: Nyeri punggung bawah, kursi hidrolik, ergonomi