PERBANDINGAN ACROMIO AXILLO SUPRASTERNAL NOTCH INDEX (AASI) DAN STERNOMENTAL DISTANCE (SMD) TERHADAP KEBERHASILAN INTUBASI PASIEN BEDAH SARAF
PERBANDINGAN ACROMIO AXILLO SUPRASTERNAL NOTCH INDEX (AASI) DAN STERNOMENTAL DISTANCE (SMD) TERHADAP KEBERHASILAN INTUBASI PASIEN BEDAH SARAF
2025-05-23
id
Thesis
text
Latar Belakang: Salah satu faktor penting keberhasilan intubasi adalah persiapan pasien dan penilaian keadaan pasien dengan tujuan memprediksi kesulitan intubasi menggunakan teknik yang paling efektif untuk memastikan kondisi pasien yang ideal selama prosedur bedah saraf sekaligus menjaga ketersediaan oksigenasi yang cukup.
Tujuan: Diketahui perbandingan penilaian Acromio Axillo Suprasternal Notch Index (AASI) dan Sternomental Distance (SMD) terhadap keberhasilan intubasi pasien bedah saraf di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten.
Metode: Penelitian menggunakan metode observasi analitik dengan desain comparative study. Teknik sampling yang digunakan adalah consecutive sampling dengan jumlah responden 62 pasien yang dibagi menjadi 31 pasien dinilai dengan AASI dan 31 pasien dinilai dengan SMD dianalisis dengan uji Mann-Whitney.
Hasil: Didapatkan hasil responden yang dilakukan penilaian AASI sebanyak 29 pasien (93,5%) mudah intubasi dan 2 pasien (6,5%) dinyatakan sulit intubasi. Pasien yang dilakukan penilaian SMD sebanyak 23 pasien (74,2%) mudah intubasi dan 8 pasien (25,8%) dinyatakan sulit intubasi. Hasil uji Mann-Whitney diperoleh p value 0,000.
Kesimpulan: Terdapat perbandingan antara penilaian menggunakan AASI dan SMD terhadap keberhasilan intubasi pasien bedah saraf di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten.
Kata Kunci: Anestesi, Acromio Axillo Suprasternal Notch Index, Bedah Saraf, Intubasi, Sternomental Distance