PENGARUH SUHU AWAL REAGEN TERHADAP HASIL PEMERIKSAAN AKTIVITAS ENZIM ASPARTATE AMINOTRANSFERASE
PENGARUH SUHU AWAL REAGEN TERHADAP HASIL PEMERIKSAAN AKTIVITAS ENZIM ASPARTATE AMINOTRANSFERASE
2025-06-05
id
Thesis
text
Latar Belakang : Reagen enzimatik sangat sensitif terhadap suhu. Penggunaan reagen dingin tanpa penyesuaian pada suhu ruang dapat memengaruhi aktivitas enzim Aspartate Aminotransferase (AST) yang diperiksa, sehingga hasil pemeriksaan menjadi tidak akurat.
Tujuan : Mengetahui pengaruh suhu awal reagen terhadap hasil pemeriksaan aktivitas enzim Aspartate Aminotransferase.
Metode : Penelitian ini menggunakan desain posttest-only control group dengan 36 sampel serum yang diperiksa menggunakan dua kondisi reagen: reagen dingin dan reagen yang telah didiamkan pada suhu ruang. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test.
Hasil : Rata-rata aktivitas enzim AST menggunakan reagen suhu dingin adalah 12,14 U/L dan dengan reagen suhu ruang adalah 15,08 U/L. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi < 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kondisi suhu reagen. Reagen yang digunakan tanpa penyesuaian suhu ruang menghasilkan aktivitas enzim AST yang lebih rendah.
Kesimpulan : Terdapat perbedaan yang signifikan aktivitas enzim AST antara pemeriksaan menggunakan reagen tanpa penyesuaian suhu ruang dan reagen yang telah disesuaikan pada suhu ruang.
Kata Kunci : AST, Reagen, Suhu Dingin, Suhu Ruang, Pemeriksaan Kimia Klinik, Aktivitas Enzim.