EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA EDUKASI BUKU SAKU MENU MP-ASI “SAKSI” DAN BOOKLET MENU MP-ASI “BOOKSI” TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU BALITA DALAM PEMBERIAN MENU MP-ASI

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA EDUKASI BUKU SAKU MENU MP-ASI “SAKSI” DAN BOOKLET MENU MP-ASI “BOOKSI” TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU BALITA DALAM PEMBERIAN MENU MP-ASI
2025-05-14
id
Thesis
text
Latar Belakang: Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis selama 1.000 HPK dan/ infeksi berulang dan/ asupan nutrisi tidak adekuat yang ditandai dengan panjang/tinggi badan menurut usia memiliki nilai Z-Score <-2 SD. Stunting berdampak pada perkembangan otak, kecerdasan, pertumbuhan fisik, produktivitas, dan risiko penyakit kronis. Berdasarkan Laporan Kegiatan Rembuk Stunting tahun 2024, prevalensi stunting di Kabupaten Sleman pada tahun 2023 sebesar 4,51%, dan di Kecamatan Pakem sebesar 8,69%. Tujuan: Mengetahui efektivitas penggunaan media edukasi Buku Saku Menu MP-ASI “SAKSI” dan Booklet Menu MP-ASI “BOOKSI” terhadap pengetahuan dan sikap ibu balita dalam pemberian menu MP-ASI Metode: Jenis penelitian ini adalah quasy experimental dengan pretest-posttest with control group design, uji analisis yang digunakan yaitu uji Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan pengetahuan dan sikap, dan uji Mann-Whitney untuk mengetahui efektivitas media Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap pada kelompok “SAKSI” dan kelompok “BOOKSI” dengan p-value 0,000 yang berarti menunjukan perbedaan pengetahuan serta sikap sebelum dan sesudah diberikan media “SAKSI” dan “BOOKSI”. Sedangkan pada efektivitas media didapatkan p-value pengetahuan p=0,031 dan sikap p=0,013, yang berarti edukasi dengan menggunakan media “SAKSI” lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu balita tentang pemberian menu MPASI dibandingkan media “BOOKSI”. Media “SAKSI” termasuk dalam pengalaman abstrak menurut teori Kerucut Pengalaman Edgar Dale, dirancang sebagai media cetak yang ringkas dan mudah dipahami, sehingga efektif meningkatkan pengetahuan dan mendukung perubahan sikap, terutama dalam situasi kurang kondusif. Kesimpulan: Media “SAKSI” lebih efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang pemberian menu MPASI dibandingkan media “BOOKSI”.