FAKTOR LANGSUNG YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS PRAMBANAN SLEMAN TAHUN 2025
FAKTOR LANGSUNG YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS PRAMBANAN SLEMAN TAHUN 2025
2025-07-20
en
Thesis
text
Latar Belakang :
Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan
masyarakat di Indonesia karena berkontribusi pada tingginya angka kematian ibu
dan bayi. Anemia terjadi ketika sel darah merah dalam sirkulasi darah tidak
mencukupi, sehingga tidak mampu mengangkut oksi gen ke seluruh jaringan
tubuh. Prevalensi anemia ibu hamil di Indonesia dan Daerah Istimewa Yogyakarta,
termasuk di Puskesmas Prambanan Sleman, masih tinggi dan belum mencapai
target nasional. Faktor langsung seperti status gizi yang buruk, paritas tinggi, dan
rendahnya kepatuhan konsumsi tablet zat besi terbukti berperan penting terhadap
kejadian anemia pada ibu hamil. Anemia pada ibu hamil dapat menyebabkan
komplikasi serius seperti berat badan lahir rendah, kelahiran prematur, dan
kematian bayi. Oleh kar ena itu, penelitian ini penting untuk mengidentifikasi
faktor langsung yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di
Puskesmas Prambanan Sleman
Tujuan :
Untuk mengetahui faktor langsung yang berhubungan dengan kejadian
anemia pada ibu hamil di Puskesmas Prambanan Sleman tahun 2025
Metode :
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi
observasional analitik. Penelitian ini dirancang menggunakan pendekatan cross
sectional . Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret Mei 2 025 . Populasi
penelitian ini adalah ibu hamil trimester III di Puskesmas Prambanan Sleman .
Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 59 ibu hamil . Analisis data
menggunakan chi square .
Hasil :
Terdapat hubungan antara status gizi dengan kejadian anemia ibu hamil
dengan p value sebesar 0,031, tidak terdapat hubungan antara jumlah paritas
dengan kejadian anemia ibu hamil dengan p value sebesar 0,053 , dan terdapat
hubungan antara kepatuhan konsumsi zat besi dengan kejadian anemia ibu hamil
dengan p value sebesar 0,000.
Kesimpulan :
Ada hubungan yang signifikan antara status gizi, dan kepatuhan
konsumsi zat besi dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas
Prambanan Sleman . Tidak ada hubungan antara jumlah paritas dengan kejadian
anemia pada ibu hamil di Puskesmas Prambanan Sleman
Kata Kunci :
anemia, status gizi, paritas, zat besi, ibu hamil