PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR PADA PASIEN
STROKE NON HEMORAGIK DENGAN HIPERTENSI DAN
GAGAL GINJAL AKUT DI RSUD TIDAR MAGELANG
PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR PADA PASIEN
STROKE NON HEMORAGIK DENGAN HIPERTENSI DAN
GAGAL GINJAL AKUT DI RSUD TIDAR MAGELANG
2025-05-27
id
Thesis
text
Latar Belakang: Stroke non hemoragik adalah kondisi akibat penyumbatan pembuluh darah yang menghambat aliran darah ke otak tanpa menyebabkan perdarahan. Stroke non hemoragik adalah salah satu penyakit dengan angka kejadian tinggi dan banyak dipicu oleh hipertensi tidak terkontrol. Hipertensi juga dapat menyebabkan komplikasi seperti gagal ginjal akut akibat kerusakan pembuluh darah ginjal. Proses Asuhan Gizi Terstandar diperlukan untuk memenuhi kebutuhan gizi, mencegah perburukan, dan mempercepat pemulihan pasien.
Tujuan: Mengetahui pelaksanaan proses asuhan gizi terstandar pada pasien penderita Stroke Non Hemoragik dengan Hipertensi dan Gagal Ginjal Akut di RSUD Tidar Magelang.
Metode: Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan desain studi kasus yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Tidar Magelang. Subjek penelitian adalah pasien rawat inap stroke non hemoragik. Focus studi yaitu melakukan skrining gizi, pengkajian gizi, diagnosis gizi, tujuan dari preskripsi diet, intervensi diet, dan monitoring evaluasi pada pasien.
Hasil: Skrining gizi menggunakan NRS-2002 menunjukkan pasien berisiko malnutrisi. Pengkajian data antropometri dengan menghitung persen LILA menunjukkan status gizi pasien yaitu gizi kurang. Data biokimia menunjukkan kadar kreatinin dan ureum tinggi. Data klinik/fisik menunjukkan pasien mengalami lemah anggota gerak kaki, bicara pelo, nyeri perut, mual, muntah, dan tekanan darah tinggi. Data riwayat makan menunjukkan pola makan pasien belum tepat dan hasil recall 24 jam termasuk kurang. Intervensi gizi yang diberikan yaitu diet rendah garam I dan rendah protein dengan bentuk makanan lunak dan rute oral dengan frekuensi pemberian 3x makanan utama dan 2x selingan. Hasil monitoring dan evaluasi secara keseluruhan asupan membaik serta asupan meningkat.
Kesimpulan: Hasil pemeriksaan pasien berisiko malnutrisi dengan status gizi kurang. Hasil monitoring dan evaluasi didapatkan bahwa asupan makan pasien meningkat dan keadaan pasien semakin membaik.
Kata Kunci: Gizi Kurang, Hipertensi, Kreatinin Tinggi, Asupan Garam, Asupan Protein