PENGARUH PENGGUNAAN BANTAL ANESTESI TERHADAP KEPATENAN JALAN NAPAS PASIEN PASCA GENERAL ANESTESI DI RSUD DR. MOHAMMAD SOEWANDHIE SURABAYA

PENGARUH PENGGUNAAN BANTAL ANESTESI TERHADAP KEPATENAN JALAN NAPAS PASIEN PASCA GENERAL ANESTESI DI RSUD DR. MOHAMMAD SOEWANDHIE SURABAYA
2025-05-22
id
Thesis
text
Latar Belakang: General anestesi dapat menyebabkan gangguan kepatenan jalan napas pada fase pemulihan akibat efek obat anestesi dan relaksasi otot yang belum sepenuhnya hilang. Apabila tidak ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan hipoventilasi, hipoksemia, hiperkarbia, henti napas hingga kematian. Pengaturan posisi, khususnya ekstensi kepala merupakan metode keperawatan yang dapat diterapkan untuk membuka saluran napas. Penggunaan bantal anestesi membantu mempertahankan posisi ekstensi kepala dan meningkatkan penyelarasan sumbu jalan napas secara optimal. Tujuan: Mengetahui pengaruh penggunaan bantal anestesi terhadap kepatenan jalan napas pasien pasca general anestesi di RSUD dr. Mohammad Soewandhie Surabaya. Metode: Penelitian ini menggunakan quasy eksperimen dengan pendekatan post test with control group design. Populasi pada penelitian ini adalah pasien pasca general anestesi dengan teknik penentuan sampel menggunakan consecutive sampling berjumlah 40 responden pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Hasil: Analisa data menggunakan uji Chi Square Didapatkan nilai signifikansi kepatenan jalan napas p value sebesar 0.006 (p<0.05).Yang berarti terdapat pengaruh penggunaan bantal anestesi terhadap kepatenan jalan napas pasca general anestesi. Angka jalan napas paten setelah diberikan bantal anestesi lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kesimpulan: Terdapat pengaruh penggunaan bantal anestesi terhadap kepatenan jalan napas di RSUD dr. Mohammad Soewandhie Surabaya. Kata Kunci: Kepatenan jalan napas, Bantal anestesi, General anestesi