ASUHAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. A USIA 23 TAHUN G1P0AB0AH0 USIA KEHAMILAN 36 MINGGU DENGAN FAKTOR RISIKO ANEMIA RINGAN DI PUSKESMAS PANJATAN II

ASUHAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. A USIA 23 TAHUN G1P0AB0AH0 USIA KEHAMILAN 36 MINGGU DENGAN FAKTOR RISIKO ANEMIA RINGAN DI PUSKESMAS PANJATAN II
2025-05-28
en
Thesis
text
Kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir merupakan suatu keadaan yang fisiologis tetapi dalam prosesnya terdapat kemungkinan terjadi keadaan yang dapat mengancam jiwa ibu dan bayi bahkan dapat menyebabkan kematian. Asuhan Continuity of Care (COC) merupakan asuhan secara berkesinambungan dari hamil sampai dengan Keluarga Berencana (KB) sebagai upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Ny. A usia 23 tahun G1P0A0Ah0 selama kehamilannya rutin memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Panjatan II dan RSU Quuen Latifa. Pendampingan pada Ny. A dilakukan pada saat usia kehamilan 36 minggu dengan melakukan pengkajian awal di Puskesmas Panjatan II. Selama kehamilan tidak ditemukan kelainan atau komplikasi. Ny. A melahirkan secara Sectio Caesarea di RSU Quuen Latifa atas indikasi Pembukaan Tidak Maju. Bayi Ny. A lahir langsung menangis, menangis kuat, tonus otot aktif, warna kulit kemerahan. Berat badan lahir 3.500 gram. Selama masa neonatus bayi sehat dan berat badan naik perlahan. Masa nifas Ny. A telah dilalui tanpa adanya kelainan atau komplikasi. Ibu memilih menggunakan alat kontrasepsi IUD. Secara keseluruhan asuhan kebidanan berkesinambungan sejak kehamilan Trimester III hingga menjadi akseptor KB pada Ny. A berjalan dengan baik dan tidak ditemukan adanya penyulit atau masalah baik pada ibu maupun bayi. Diharapkan untuk ke depannya pelayanan KIA dan KB dilakukan secara berkesinambungan kepada semua ibu hamil sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan yang optimal. Saran untuk bidan agar dapat meningkatkan asuhan berkesinambungan dengan cara memantau secara ketat ibu dan janin sehingga ketika ditemukan komplikasi dapat dilakukan tindakan tepat sesuai prosedur dan kewenangan bidan.