ASUHAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. R USIA 31 TAHUN
G3P1AB1AH1 USIA KEHAMILAN 36 MINGGU 4 HARI DENGAN
ANEMIA RINGAN DAN RIWAYAT SC ATAS INDIKASI
CEPHALOPELVIC DISPORPOTION (CPD) DI PUSKESMAS DLINGO I
ASUHAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. R USIA 31 TAHUN
G3P1AB1AH1 USIA KEHAMILAN 36 MINGGU 4 HARI DENGAN
ANEMIA RINGAN DAN RIWAYAT SC ATAS INDIKASI
CEPHALOPELVIC DISPORPOTION (CPD) DI PUSKESMAS DLINGO I
2025-06-04
en
Thesis
text
Kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir merupakan suatu keadaan yang fisiologis tetapi dalam prosesnya terdapat kemungkinan terjadi keadaan yang dapat mengancam jiwa ibu dan bayi bahkan dapat menyebabkan kematian. Asuhan Continuity of Care (COC) merupakan asuhan secara berkesinambungan dari hamil sampai dengan Keluarga Berencana (KB) sebagai upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).
Ny. R Usia 31 tahun G3P1Ab1Ah1 selama kehamilannya rutin melakukan pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Dlingo I dan PMB Eni. Pendampingan pada Ny. R dilakukan saat usia kehamilan 36 Minggu Lebih 4 Hari dengan melakukan pengkajian awal I Puskesmas Dlingo I. Kehamilan Ny. R disertai dengan anemia ringan. Ny.R melahirkan di RS Rajawali Citra dengan cara Sectio Caesarea atas indikasi Cephalopelvic Disproportion (CPD). Bayi Ny.R lahir langsung menangis kuat, tonus otot kuat, dengan warna kulit kemerahan. Berat badan bayi 2660gram, panjang badan 45cm. Selama masa neonatus bayi sempat mengalami ikterus, kemudian diberikan penanganan oleh dokter burupa tindakan fototerapi. Evaluasi setelah dilakukan fototerapi didapatkan kadar bilirubin bayi menurun. Masa nifas Ny.R telah dilalui tanpa adanya komplikasi. Sebelum masa nifas berakhir, Ny. R memilih untuk menggunakan alat kontrasepsi implan. Secara keseluruhan asuhan berkesinambungan sejak kehamilan trimester III hingga menjadi akseptor KB pada Ny. R berjalan dengan baik.
Harapan di kedepannya untuk melakukan pelayanan KIA secara berkesinambungan kepada semua ibu hamil sehingga masyarakat dapat mendapatkan pelayanan yang optimal. Saran yang diberikan agar mempertahankan dan meningkatkan pelayanan kebidanan secara berkesinambungan sejak awal kehamilan hingga KB sesuai
prosedur dan kewenangan bidan.