GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG DAMPAK KEHILANGAN GIGI DAN MINAT PENGGUNAAN PROTESA PADA LANSIA

GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG DAMPAK KEHILANGAN GIGI DAN MINAT PENGGUNAAN PROTESA PADA LANSIA
2025-07-17
en
Thesis
text
Latar Belakang : Salah satu faktor dampak kehilangan gigi adalah kurangnya pengetahuan. Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023 menyatakan bahwa persentase individu yang kehilangan gigi karena dilakukan pencabutan sebesar 31,9 % , sementara individu yang tidak memiliki gigi tanpa tindakan pencabutan ada 1,3 %. Tujuan : Diketahuinya gambaran pengetahuan tentang dampak kehilangan gigi dan minat penggunaan protesa pada lansia. Metode : Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi lansia sejumlah 50 dengan usia 61-70 tahun. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, yaitu 50 populasi menjadi sampel. Instrumen berupa kuisioner pengetahuan dan minat. Analisis data menggunakan paired t-test. Hasil : Pengetahuan lansia tentang dampak kehilangan gigi dengan kriteria kurang sebanyak 56%, berdasarkan tingkat pengetahuan dampak kehilangan gigi pada lansia perempuan memiliki kriteria kurang sebanyak 80%. Berdasarkan pengetahuan dampak kehilangan gigi pada lansia diumur 61-65 tahun dengan kriteria kurang sebanyak 57,9%. Minat penggunaan protesa pada lansia dengan kriteria rendah sebanyak 44%, minat penggunaan protesa pada lansia umur 61-65 tahun dengan kriteria rendah sebanyak 57,9%, dan minat penggunaan protesa pada lansia laki laki memilki kriteria tinggi sebanyak 66,7%. Tabulasi silang pengetahuan tentang dampak kehilangan gigi kriteria baik dengan minat penggunaan protesa sedang 85,7%. Kesimpulan : Lansia memiliki pengetahuan tentang dampak kehilangan gigi dengan kriteria kurang dan minat penggunaan protesa dengan kriteria rendah.